Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Ingin Jadi Ulama, Anak Yatim Piatu Ini Bergiat Belajar Agama

Musyaradi merupakan anak yatim piatu dari pasangan almarhum Muhammad Amin dan almarhumah Aminah. Warga Aceh yang ditinggal keduaorangtuanya sejak kecil, sekarang mondok dan belajar di Pesantren Ashabul Kahfi Bekasi.

Santunan untuk daftar biaya PKBM

Di pesantren, ia dikenal sebagai anak yang santun. Sejak 2014 lalu hingga saat ini Musyaradi telah hafal Al-Quran Surat Al Baqarah (Juz 1 dan 2) dan surat-surat Juz 30. Anak yang hobi berenang dan sangat menyukai pelajaran agama dan fisika ini berharap ilmu agama yang dipelajarinya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Ia bertekad untuk terus belajar dan mendalami agama agar kelak menjadi ulama. Namun saat ini dirinya risau dengan masa depan pendidikannya. Pasalnya pada April 2018, ia akan mengikuti ujian paket C (ujian setara SMA) di PKBM Cilincing namun tidak memiliki uang untuk membayar biaya administrasi sekolah dan ujian di paket C.

Untuk mengurangi beban Musyaradi, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berwakaf melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga ia dapat mengikuti ujian paket C dan kita semua mendapat pahala yang berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

4.300.000 (Biaya Daftar Ujian PKBM Paket C)

Mitra Lapang:

Weli Kurniawan

Ingin Jadi Ulama, Anak Yatim Piatu Ini Bergiat Belajar Agama

Alhamdulillah Yatim Piatu Musyaradi Pun Bisa Lulus Sekolah

Alhamdulillah pada bulan April lalu Musyaradi dapat mengikuti ujian paket C semua ini bantuan dari donatur Badan Wakaf Al-Quran.

“Saya sangat berterimakasih sekali kepada tim Badan Wakaf Al-Quran yang telah memberikan semangat serta suportnya kepada saya untuk tetap istiqomah melanjutkan sekolah.”Katanya perhatian.

Setelah dinyatakan lulus dari sekolah Musyaradi kini melanjutkan pengabdian dakwah kepada masyarakat dan para remaja di daerah Tambun Bekasi.

Terimakasih kepada para donatur yang telah membantu musyaradi menyelesaikan sekolahnya, semoga ilmu nya dapat senantiasa bermanfaat bagi umat. Semoga pahala terus mengalir kepada para donatur ila yaumil qiyamah, aamiin.


Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.