Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Ini Penyebab Fudhail Konsumsi Susu Pahit

Selang NGT (Nasogatric Tube) berwarna putih akan terus terpasang di lubang hidung Fudhail  Athoillah Haitsami (1,5 tahun) selama mengkonsumsi susu formula khusus yang rasanya pahit untuk menjaga berat badannya, karena selama sakit Fudhail menolak susu melalui botol.

Selang itu juga berfungsi agar Fudhail tidak merasakan pahit guna menghindari Fudhail menangis. sebab Jika Fudhail menangis  kejer, pembuluh darahnya bisa pecah.

Fudhail

(Fudhail Sedang Berada di Ruang Rawat)

Fudhail  adalah anak dari pasangan Rismawan (33 th) dan Asmini (33 th). Mereka tinggal di Jl. Cipinang Lontar II, Kel. Cipinang - Jakarta Timur. Sejak lahir pusarnya terus mengeluarkan darah. kemudian setelah beberapa bulan lahir ternyata Fudhail menderita sirosis hati. Sebuah penyakit yang menyebabkan peradangan dan kerusakan hati. Satu-satunya pengobatan dalam dunia kedokteran hanya dengan tranplantasi (cangkok) hati.

Efek penyakit ini sangat menyiksa Fudhail. Jika sudah berasa sakit, Fudhail biasanya rewel, nangis. Disamping itu anak mudah terkena infeksi, gizi buruk, gigi keropos, mudah mengalami pendarahan dan sistem kekebalan tubuhnya rendah.

Tindakan pengobatan yang dilakukan saat ini hanya untuk memperlambat kerusakan hatinya. Sedang tranplantasi hati biayanya sangat mahal. Biaya berobat selama ini menggunakan BPJS. Namun ada beberapa pengobatan yang tidak dicover BPJS, termasuk harga susu yang sangat mahal, pulang pergi ke rumah sakit juga memakan biaya yang tidak sedikit. Orangtua Fudhail hanya seoang guru honorer. Penghasilannya hanya cukup untuk makan sekeluarga.

Melalui program Sedekah Kamanusiaan, BWA mengajak untuk berdonasi melalui program sedekah kemanusiaan ini untuk meringankan beban orangtua fudhail. Semoga segala pengorbanan para donatur dibalas pahala berlipat oleh Allah, ditambah rezeki dan dijauhkan dari segala penyakit.

Partner Lapang : Ali

Donasi yang dibutuhkan : Rp. 25.000.000,- (Perkiraan biaya berobat + susu formula khusus)


Ini Penyebab Fudhail Konsumsi Susu Pahit

Update #2. Hampir Dua Tahun Melawan Penyakit, Bayi Fudhail Tutup Usia

Pengobatan Bayi Fudhail (22 bulan) atau nama lengkap Fudhail Athoillah Haitsami penderita penyakit Sirosis Hati terhenti karena pada tanggal 6 Oktober 2018 dia meninggal dunia. Jenazahnya dikebumikan di daerah Pelabuhan Ratu – Sukabumi di kampung halaman orangtuanya.

Fudhail

(Fudhail bersama kakak perempuannya)

Selama 20 bulan terakhir Fudhail berjuang melawan penyakit itu. Orangtuanya, Asmini dan Rismawan sudah berusaha memberikan yang terbaik, namun rupanya Allah subhanahu wata’ala lebih sayang kepada Fudhail.

Fudhail

(Asmini dan Rismawan di Pemakaman Fudhail)

Fudhail rencananya akan menjalani operasi cangkok hati setelah mendapatkan pendonor. Rismawan yang semula akan mendonorkan hatinya dinyatakan tidak layak,  disebabkan masih ada sisa bekas sakit paru.

Kini Fuhail tidak  akan merasakan sakit lagi. Dia telah kembali kepangkuan ilahi rabbi. Semoga kelak Fudhail bersaksi dihadapan Allah subhanahu wata’ala untuk kedua orangtuanya yang telah merawatnya dengan tulus dan ikhlas, serta bersaksi untuk para donatur yang telah membantu biaya pengobatannya selama ini.

 

 

Update #1. Kondisi Fudhail Membaik

Fudhail, penderita sirosis hati masih terus berjuang melawan penyakitnya. Walau secara medis, jika tidak melakukan cangkok hati maka kemungkinan sembuhnya sangat kecil.

3 Mei 2018 lalu, kondisi Fudhail ngedrop, terpaksa harus menjalani perawatan selama 5 hari. Setelah kondisinya membaik, dokter kemudian melakukan operasi ekstraksi polip gigi.

Fudhail

Fudhail dan Ayahnya memegang plakat donasi dari Badan Wakaf Al Qur'an)

Kini kondisi Fudhail mulai membaik. Tumpukan cairan di dalam perutnya mulai berkurang, padahal tadinya akan dipasang pigtail (alat untuk menyedot cairan dari dalam perut). Ukuran lingkar perutnya pun sekarang mulai mengecil.

Donasi yang terkumpul sudah BWA salurkan kepada keluarga Fudhail pada tanggal 15 Mei 2018. Rismawan dan Asmini mengucapkan Jazakallah khairan katsiro atas bantuan dari para donatur. Berkat bantuan itu, kebutuhan pengobatan dan konsumsi susu pahit Fudhail masih bisa terpenuhi. 

“Semoga Allah subhnahu wata’ala melipatkan gandakan harta mereka, melimpahkan rahmat dan kebaikan serta melipat gandakan amal sholeh para donatur. Barakallahu fiikum..” Do’a Asmini untuk para donatur.

Dukung terus Program Sedekah Kemanusiaan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) agar semakin banyak kaum muslimin yang terbantu.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.