Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Nugraha Bingung, Di Ruang NICU Mahal, Jika Dipindah Adiba Dalam Bahaya

Nugraha Praditya (29 tahun) dan Ambar Puspitasari (28 tahun) tengah harap-harap cemas dengan kondisi bayi mereka yang sedang dirawat di ruang  SCN (Sectio Caesarea Neonatus)  ruang khusus untuk bayi yang lahir dengan cara dicesar. Sebelum masuk SCN, bayi mereka yang diberi nama Adiba Puspita Nugraha (15 hari) dirawat di ruang NICU karena lahir dalam kondisi prematur.

Adiba

(Adiba berbaring di ruang  SCN)

“Istri saya hamil sekitar memasuki 28 minggu, tanggal 18 Oktober 2017 istri saya masuk rumah sakit budi kemuliaan sekitar pukur 01.45 WIB dini hari karena perutnya mulas- mulas dan keluar darah. Besoknya sekitar jam 17.30 istrinya akhirnya di operasi sesar. Dengan kondisi bayi sungsang, dan bukaan sudah 9. Terus kondisi kandungan baru 7 bulan. Jam 17.52 anak saya lahir. Tgl 19 oktober. Masuk ruangan NICU karena bayi premature butuh perawatan.” Tutur Nugraha kepada Tim BWA.

Sampai tanggal 26 Oktober 2017, tagihan sementara sudah mencapai Rp. 17 juta lebih. Nugara sudah membuatkan BPJS untuk anaknya tersebut, tapi baru akan aktif dua minggu kemudian. Sebelum BPJS aktif, Nugraha harus menanggung biayanya sendiri. Nugraha mengaku berat setiap menebus obat harganya di atas Rp. 600 ribu.

Untuk menutupi kebutuhan dana pengobatan, Nugara meminjam ke sejumlah teman dan kerabatnya. Namun masih belum mencukupi meningat biaya yang terus membengkak. Kini dia hanya bisa berdo’a kepada Allah subhanahu wata’ala agar diberi jalan keluar atas kesulitannya ini.

Badan Wakaf Al Qur’an mengajak seluruh kaum muslimin untuk membantu meringankan beban Nugraha dan keluarga agar anaknya bisa sehat dan segera berkumpul bersama keluarga. Semoga seluruh amal kaum muslimin diterima oleh Allah subhanahu wata’ala.

Donasi yang dibutuhkan : Rp. 61.500.000,- (perkiraan biaya pengobatan)

Partner Lapang : Priyanto

Nugraha Bingung, Di Ruang NICU Mahal, Jika Dipindah Adiba Dalam Bahaya

Update #1. Setelah Dua Bulan, Akhirnya Adiba Diperbolehkan Pulang

Adiba bayi berusia dua bulan yang lahir prematur dari pasangan Nugraha Praditya (29 tahun) dan Ambar Puspitasari (28 tahun)  kini kondisinya membaik. Bahkan pada tanggal 20 Desember 2018, pihak dokter memperbolehkannya pulang dengan catatan harus tetap melakukan kontrol sampai berat badannya stabil. Sementara untuk sisa tagihan biaya berobat, pihak rumah sakit memberikan keringanan untuk mencicil.

Adiba 1

(Adiba digendong Ibundanya)

Nugraha Praditya warga Jl. Budi Kemulyaan Pademangan selaku orangtua Adiba mengaku  sangat bahagia dengan kondisi anaknya yang mulai membaik. Selama anaknya dirawat di RS, Nugraha dan istri selalu merasa khawatir jika anak pertamanya tersebut tidak bisa diselamatkan.

Nugraha dan istri menghaturkan beribu terima kasih atas keikhlasan para donatur Badan Wakaf Al Qur’an yang telah membantunya selama ini. 

Adiba 2

(Adiba sedang tertidur di rumahnya)

“Kepada donatur yang telah membantu, Kami ucapkan banyak terima kasih. Hanya do’a yang kami bisa panjatkan untuk membalas kebaikan para donatur. Semoga menjadi amal tambahan yg berlipat ganda nilainya di hadapan Allah. Dan semoga para donatur selalu diberikan kesehatan dan keselamatan. Aamiin..”

Badan Wakaf Al-Qur’an juga mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan para donatur. Semoga kebahagiaan keluarga Pak Nugraha menjadikan wasilah datangnya kebahagiaan kepada kita dunia dan akhirat. Bagi yang ingin membantu masih ada kesempatan untuk melunasi sisa tagihan pengobatan Adiba.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.