Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Khusus

Project Kapal Jelajah Pulau Terpencil Nusantara

Project Kapal Jelajah Pulau Terpencil Nusantara adalah project wakaf kaum Muslim untuk pengadaan kapal laut. Kapal wakaf ini akan digunakan untuk mendistribusikan Al Qur’an Wakaf ke berbagai pulau terpencil di pelosok Indonesia.

Selain mendistribusikan Al Quran, kapal ini dalam ekpedisinya juga akan membantu peningkatan ekonomi produktif masyarakat melalui penyebaran Zakat Peer to Peer (ZPP). Serta membantu program Water Action for People (WAfP) BWA menjangkau pulau-pulau terpencil yang membutuhkan Wakaf sarana air bersih.

Bagi kaum Muslim yang berada di perkotaan tentu sangat mudah menemukan Al-Qur’an. Namun bagi mereka yang berada di pelosok, Al-Qur’an merupakan barang yang langka. Memang pada umumnya mereka tergolong dhuafa yang tidak memiliki uang untuk keperluan sehari-hari.

Tetapi masalahnya ternyata lebih dari itu, mereka yang memiliki uang seharga satu mushaf Al-Qur’an pun ternyata tidak bisa dengan mudah mendapatkan kitab suci tersebut. Karena untuk mencapai satu toko buku terdekat saja biasanya mereka harus melewati lembah dan ngarai serta mendaki satu atau dua anak gunung yang jauhnya hingga berpuluh kilometer dan menyeberangi lautan.

Dengan adanya Kapal Jelajah Pulau Terpencil Nusantara, diharapkan mampu memfasilitasi mereka mendapatkan dan mempelajari Al-Qur’an. Karena kapal dakwah ini akan mendukung secara penuh project Al-Qur’an Roadtrip 99 Pulau yang akan mendistribusikan mushaf Al-Qur’an wakaf kepada mereka yang tinggal di pulau terpencil di berbagai penjuru Nusantara.

Adapun program peningkatan ekonomi produktif masyrakat melalui zakat peer to peer akan lebih luas penyebarannya dan tepat sasaran dengan adanya kapal Wakaf ini. Sementara kitapun mengetahui bahwa penduduk pulau kecil dan terpencil kesulitan mengakses air bersih, mereka selama ini untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya harus mendatangkan air bersihnya dari pulau lain yang lebih besar dengan membeli. Kalaupun ada sumber air tawar di sana, biasanya fasilitas distribusi air amat minim seperti di pulau Madu, Nusa Tenggara Timur, yang hanya memiliki satu sumur air tawar untuk seluruh warga pulau yang berjumlah kurang lebih 200 KK tersebut. Wakaf sarana air bersih disana tentu akan sangat membantu mereka.

Pembuatan kapal ini dimulai pada awal Maret 2014. Dengan spesifikasi: panjang 18 meter dan lebarnya 4,5 meter dengan dinding kapal terbuat dari fiber. Untuk pengerjaannya dibutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan bulan dengan biaya Rp 1,5 milyar.

Sehingga diharapkan pada Nopember mendatang, kapal ini sudah dapat mendistribusikan Al-Qur’an sesuai dengan agenda ekspedisi #1 project Al-Qur’an Road Trip Jelajah 99 Pulau.

Dengan turut berwakaf dalam project ini, Insya Allah, Anda menjadi bagian dari orang-orang yang beruntung, yang mendapatkan pahala yang terus mengalir dari setiap deru ombak laut yang menerpa Kapal Jelajah Pulau Terpencil Nusantara. Aamiin.[]

 

Donasi Yang Dibutuhkan :

Rp 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah)

Partner Galangan Pembangunan Kapal

PT. Carita Boat Indonesia

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibuat oleh BWA, maka kelebihan dana project tersebut akan dialihkan untuk project lain di program yang sama berdasarkan kebijakan Managemen BWA.

Live Chat
Hide Chat