Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Al-Qur'an & Pembinaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Sepuluh Tahun Lagi Mereka Bisa Murtad Karena Tak Ada Al-Qur'an dan Pembinaan!

Al-Qur’an Road Trip 99 Pulau: Distribusi Flores Timur - Kepulauan Selayar

Salah satu kendala yang dihadapi oleh saudara sesama Muslim di pulau-pulau terpencil di Kepulauan Selayar hingga Flores Timur adalah langkanya Al-Qur’an. Mereka harus menyebarang pulau menuju ibukota kabupaten untuk mendapatkannya dengan biaya yang tidak murah, belum termasuk harga Al-Qur’an yang harus dibeli.

“Inilah alasan penyebab Al-Qur’an di pulau-pulau terpencil sangat sulit dicari, walaupun ada itu sudah tidak utuh,” ungkap Ustadz Arifuddin Anwar, partner lapang Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).

Sambutan warga pulau-pulau terpencil sangat luar biasa, bahkan di Pulau Karumpa, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ada yang ingin menahan Ustadz Arifuddin agar bisa menetap untuk berceramah dan membina warga, karena mereka sulit mencari khatib Jumat.

“Bayangkan, saat ini saja mereka sudah kesulitan mencari khatib Jumat. Jika tidak ada pembinaan dan kaderisasi anak-anak pulau terpencil ini dengan Islam, bisa dibayangkan, lima atau sepuluh tahun lagi mungkin mereka tidak bisa shalat atau bahkan murtad karena tidak ada yang mengajari mereka shalat dan Al-Qur’an,” ujarnya menceritakan saat bersilaturahim ke Pulau Karumpa, Kamis, (15/12/2016) di Kantor BWA, Jakarta.

Melihat realitas ini dan juga kebutuhan Al-Qur’an yang masih banyak diperlukan oleh saudara-saudara seiman di pulau-pulau terpencil, khususnya di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kepulauan Selayar, Sulsel, BWA akan mengadakan proyek al Qur’an road trip. Sasaran pulau terpencil yang akan didistribusi al Qur’an dari Pulau Alor wilayah Flores Timur Nusa Tenggara Timur sampai ke Pulau Selayar Sulawesi Selatan pada tahun 2017 ini.

Rencananya, pada proyek Al-Qur’an Roadtrip Flores Timur-Selayar ini akan mendistribusikan Al-Qur’an wakaf ke 32 pulau terpencil dengan lebih dari 200 kampung.

Berikut daftar pulau terpencil sasaran distribusi Al Qur’an dalam proyek ini: Pulau Alor, Pulau Kura, Pulau Babi, Pulau Pangabatang, Pulau Dambila, Pulau Merkuri, Pulau Permaan, Pulau Pemana, Pulau Sukun, Pulau Adonara, Pulau Solor, Pulau Lembata, Pulau Pantar dan  Pulau Buaya.

Dilanjutkan ke Pulau Madu, Pulau Kalatoa, Pulau Karumpa, Pulau Pasitalu Tengah, Pulau Pasitalu Timur, Pulau Jenato, Pulau Tarupa, Pulau Rajuni, Pulau Latondu, Pulau Kayuadi, Pulau Bonerate, Pulau Kalao, Pulau Jampea, Pulau Bembe, Pulau Pulasi, Pulau Tambolongan, Pulau Gusung dan Pulau Selayar.

Sebagian pulau di atas yakni Merkuri, Pemana, Adonara, Kalatoa, Karumpa dan Bonerate sebelumnya pernah mendapatkan Al-Qur’an wakaf pada Al-Qur’an Road Trip Kepulauan Selayar-Flores Timur pada 2016 lalu, namun masih kurang. 

Al Qur’an Road Trip ini dijadwalkan akan dilaksanakan mulai Oktober 2017. Dengan target wakaf yang berhasil dikumpulkan adalah 10.000 eksemplar Al-Qur’an dan 12.000 set buku belajar cara membaca Al-Qur’an metode Iqro’. Al Qur'an Road trip pulau Alor sampai pulau Selayar ini merupakan bagian dari proyek distribusi al qur'an road trip 99 pulau yang telah dimulai awal tahun 2016.

Pastikan Anda turut dalam proyek untuk membantu menguatkan akidah masyarakat pulau-pulau terpencil di wilayah Flores Timur dan Kepulauan Selayar tersebut. Sehingga Anda pun mendapatkan pahala jariah setiap kali mereka membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Aamiin.[]

Partner Lapang:

Ustadz Arifuddin Anwar, Pengasuh Pondok Pesantren Ikhwatul Mukminin, Adonara, Flores Timur

Sepuluh Tahun Lagi Mereka Bisa Murtad Karena Tak Ada Al-Qur'an dan Pembinaan!

Update #2 Perjalanan Mendistribusikan Al Qur'an di Flores Timur - Kep. Selayar

Alhamdulillah BWA berhasil merealisasikan distribusi Al Qur'an ke 32 pulau di kawasan Flores Timur dan Kepulauan Selayar.  Berikut adalah video perjalanannya.

Mudah-mudahan pahala untuk wakif sekalian akan mengalir, seiring dengan bermanfaatnya Al Qur'an di pulau-pulau terpencil tersebut...


Update #1 Sebagian Al Qur'an didistribusikan Ramadhan 1438 H ini

Alhamdulillah, pada 15 Mei 2017 truk yang membawa Al Qur’an Wakaf telah sampai di pelabuhan Brondong Lamongan. Mobil truk ini penuh karena membawa 5000 al Qur’an wakaf yang berhasil digalang oleh Badan Wakaf al Qur’an sejak Februari 2017 dari target 10.000 al Qur’an.

Truk penuh dengan Al Qur'an Wakaf 

5000 al Qur’an ini akan di distribusikan ke Pulau  alor sampai Pulau  sukun. Target pulau yang akan didistribusikan al Qur’an antara lain: Pulau  babi, Pulau  pangabatang, Pulau dambila, Pulau  mercury, Pulau permaan, Pulau  pemana, Pulau  sukun, Pulau adonara, Pulau solor, Pulau lembata, Pulau pantar, Pulau buaya, Pulau  kura, Pulau alor. Dari jumlah pulau ini, sekitar 54 kampung akan akan didistribusi Al Qur’an. Distribusi dilakukan akhir mei lalu sampai pekan kedua ramadhan 1438 ini.

Pulau terpencil di wilayah nusa tenggara timur merupakan mayoritas muslim, berbeda dengan pulau besar di daerah NTT. Oleh karena itu distribusi al Qur’an di pulau-pulau terpencil ini sangat penting mengingat:

  1. Pulau terpencil merupakan daerah yang terisolasi, sulit dijangkau karena tidak adanya sarana tranportasi dari pemerintah berupa kapal PELNI. Sehingga perkembangan pembangunan, pendidikan dan ekonomi masyarakat pulau terpencil sangat lambat berkembang.
  2. Kebutuhan al Qur’an menjadi sangat urgent karena di daerah kota kabupaten jarang toko yang menjual al Qur’an karena bukan komoditas yang cepat laku terjual, padahal para pedagang ingin barang dagangannya cepat terjual. Sehingga menjual al Qur’an bukan pilihan yang pas untuk berdagang.
  3. Sulitnya akses ke pulau terpencil menjadikan daerah mereka rawan aqidah dan pendidikan sehingga diperlukan support peningkatan kualitas pendidikan dan juga pembinaan untuk menjaga aqidah warga di pulau terpencil.

Tiga alasan di atas menjadi penguat dari Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) dalam membuat project al Qur’an road Trip distribusi 99 Pulau. Tujuan jelas yakni mendistribusikan al Qur’an. Jika distribusi 5000 al Qur’an ini berhasil dilakukan maka sudah 26 pulau terpencil yang sudah di jangkau dalam distribusi al Qur’an.

Distribusi selanjutnya 5000 eksemplar akan dilakukan di wilayak kabupaten kepulauan selayar yang akan dilakukan setelah lebaran 1438 H, sekitar awal bulan Agustus 2017.


“Kami disini memang sangat kesulitan mendapatkan Al Qur’an dan iqra’, kalaupun beli harus ke Maumere dulu”, pengakuan Muhammad Iqbal salah satu pengurus masjid di pulau Sukun kepada Darminto saat distribusi al Qur’an ke pulau yang dihuni oleh 278 KK ini pada 24 mei 2017. Dipulau ini sukun ini didistribusikan 200 Al Qur’an dan 20 Iqra’ untuk anak-anak yang belajar di TPA.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ustadz Herman, pengajar TPA di pulau Pemana ini mengungkapkan kesulitan mendapatkan al Qur’an dan iqro sebagai media belajar anak-anak belajar. Sore hari pada 23 mei 2017, Tim BWA mendistribusikan 200 Al Qur’an dan 40 Iqra’. Serah terima al Qur’an dilakukan diatas kapal armada bahari mulya, karena kapal tidak bisa sandar di dermaga pulau pemana disebabkan gelombang tinggi dan juga angin yang kencang.

Setelah distribusi di wilayah flores sampai kepulauan selayar selesai, project distribusi berikutnya adalah distribusi ke wilayah Wakatobi dengan target 10.000 al Qur’an. semoga Allah memudahkan realisasi project ini, mulai dari penggalangan dana wakaf, distribusi sampai kepulau terpencil sampai pembinaan kapada mereka. Bagi Anda yang tidak bisa distribusi kepulau terpencil, anda bisa berwakaf melalui BWA. Tidak perlu repot harus terobang-ambing di lautan untuk mendistribusikan al Qur’an. Insya Allah pahalanya akan sampai kepada Anda dan akan terus mengalir sampai al Qur’an wakaf anda rusak rusak dan tidak bisa dimanfaatkan lagi. Untuk itu Anda harus Ikut!!

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur