Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Al-Qur'an & Pembinaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan Perkuat Akidah Mualaf Mentawai dan Muslim di Sumatera Barat

Perkembangan agama Islam di Sumatera Barat menjadi sangat pesat setelah kesultanan Aceh diperintah oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kahar, yang berhasil meluaskan wilayahnya hampir ke seluruh pantai barat Sumatera.

Sehingga pada abad ke-13, Islam mulai memasuki Tiku, Pariaman, Air Bangis, dan daerah pesisir Sumatera Barat lainnya. Islam kemudian juga masuk ke daerah pedalaman atau dataran tinggi Minangkabau yang disebut "darek".

Di kawasan darek pada saat itu berdiri kerajaan Pagaruyung, dimana kerajaan tersebut mulai mendapat pengaruh Islam sekitar abad ke-14.

Seiring berjalannya waktu pengaruh islam mulai berkembang pesat di Sumatera Barat kemudian juga di Mentawai, Menurut Sumber Data Sensus Penduduk 2010 - Badan Pusat Statistik Republik Indonesia Jumlah Penduduk Muslim yang ada di Sumatera Barat sekitar 4,721,924 Jiwa.

Awal masuk sejarah Islam di Mentawai sekitar tahun 1997, adalah Buya Mas'oed Abidin yang pertama kali berdakwah mensyiarkan Islam di Desa Taileleu Mentawai.

Mentawai merupakan sebuah kepulauan yang berada di perairan Sumatra Barat. Pulau Mentawai terdiri dari tiga pulau besar yakni Pulau Siberut, Pulau Pagai, dan Pulau Sipora.

Di antara ketiga pulau tersebut, pulau yang paling besar adalah Pulau Siberut dengan luas 4.480 km2. Sejak era otonomi daerah, pulau-pulau Mentawai tidak lagi termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman, melainkan menjadi kabupaten tersendiri, yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan ibukota di Pulau Pagai dan termasuk wilayah Provinsi Sumatra Barat.

Jarak Kepulauan Mentawai dari Kota Padang kurang lebih 135 km melintasi Samudra Hindia yang luas dengan ombak yang tinggi dan sering ganas. Oleh karena itu, transportasi menuju ke kepulauan ini sangat tergantung kepada cuaca, apabila sedang musim badai maka jarang ada kapal yang berani melintasinya.

(Ustadz Hazairin Hasan dan Buya Mas'oed Abidin)

Pada tanggal 1 Oktober 2018 Tim Badan Wakaf Al-Qur’an melaksanakan kegiatan survey untuk meninjau kondisi Al-Qur’an dan muslim di Mentawai dan bertemu dengan Buya Mas’oed Abidin salah satu tokoh di Sumatra Barat. Beliau menyampaikan bahwa dakwah di wilayah mentawai banyak sekali tantangannya. Meski perkembangan masyarakat muslim cukup baik. Diantara tantangan tersebut adalah terbatasnya jumlah Al-Qur’an, sementara jumlah mualaf kian bertambah tiap tahunnya sehingga kebutuhan Al-Quran untuk pembinaan sudah sangat mendesak.

Selain itu dengan tersebarnya wilayah binaan para Dai di Mentawai juga merupakan salah satu tantangan yang besar. Pasalnya daerah-daerah tersebut hanya bisa dijangkau dengan Speedboat dan motor trail.

(Ustadz Furtito dan Ustadz Hazairin Hasan BWA)

Diantara daerah binaan mualaf tersebut yakni di Desa Saliguma Kecamatan Siberut Tengah dengan jumlah umat Islam kurang lebih 130 KK. Dusun Malilimok, Desa Katurai Kecamatan Siberut Barat Daya dengan jumlah Umat Islam kurang lebih 19 KK. Dusun Toloulagok, Desa Katurai Kecamatan Siberut Barat Daya dengan jumlah Umat Islam kurang lebih 25 KK. Desa Matotonan, Desa Muara Siberut Kecamatan Siberut Selatan dengan jumlah Umat Islam Kurang lebih 215 KK. Desa Madobag Kecamatan Siberut Selatan dengan jumlah Umat Islam kurang lebih 35 KK dan Dusun Rokdog, Desa Madobag Kecamatan Siberut Selatan dengan jumlah Umat Islam kurang lebih 13 KK.

Melihat kondisi ini, BWA mengajak kaum muslimin menyukseskan agenda penyaluran 50.000 Al-Qur’an wakaf dan 10.000 buku iqra’ serta mengadakan training dakwah dan pemahaman Islam untuk da’i-da’i setempat dalam proyek Al-Qur’an Road Trip Kepulauan Mentawai dan Sumatera barat. Semoga  dari setiap huruf Al-Qur’an yang mereka baca akan mengalirkan pahala untuk Anda. []

Biaya yang di Butuhkan

Rp 5.000.000.000 ( 50.000 Al-Quran)

 

Partner Lapang

Ustadz Furtito

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.