Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Radang Paru-Paru Akut, Tiara Mesti Sedia Tabung Oksigen di Rumah

Radang Paru-Paru Akut, Tiara Mesti Sedia Tabung Oksigen di Rumah

Namanya Tiara Ayu Kinasih, yang kerap disapa Tiara. Usianya memasuki tiga tahun, namun di usianya itu Tiara tidak seperti balita-balita lain seusianya. Ia lahir secara prematur ketika kandungan sang ibu baru memasuki delapan bulan. Kondisi Tiara sangat kritis ketika baru dilahirkan, tak ubahnya kondisi sang ibu, yang belum juga pulih setelah operasi caesar.

Ketiadaan alat yang memadai di RS Bakti Asih, Tangerang Selatan, mengharuskan Tiara dirujuk ke RS Karang Tengah, Tangerang Selatan, agar segera mendapat tindakan di ruang NICU. Selama dua pekan mendapat tindakan kondisinya belum juga membaik, hingga akhirnya Tiara kembali dirujuk ke RSAB Harapan Kita, Jakarta.

(Tiara Idap Paru-paru Akut)

(Tiara Idap Paru-paru Akut)

Dua pekan menjalani perawatan di ruang NICU, Tiara belum juga sadarkan diri. Dokter di rumah sakit memberi informasi kepada keluarga bahwa Tiara mengidap pneumonia (radang paru-paru) akut. Dampak dari pneumonia, Tiara diharuskan untuk segera menjalani operasi trakeostomi (tindakan bedah untuk membuat saluran udara/trakea agar dapat dipasangi tabung pernapasan).

Empat jam setelah menjalani operasi, Tiara mulai sadarkan diri. Pada pertengahan Januari 2019, ia sudah diizinkan untuk dibawa pulang. Dokter meminta kepada kedua orang tua Tiara agar selalu sedia tabung oksigen di rumah, untuk jaga-jaga jika nanti Tiara mengalami sesak pada pernafasannya.

Tiara mengalami kejang-kejang hebat yang tak henti, ketika baru lima hari ada di rumah, tubuh Tiara pun ikut membiru. Keluarga segera membawa Tiara ke rumah sakit untuk mendapat tindakan medis. Setibanya di rumah sakit, Tiara dilarikan ke ruang PICU. Selang beberapa bulan setelah mendapat tindakan, Tiara kembali tak sadarkan diri.

Selama tahun 2019, sudah tujuh kali Tiara keluar-masuk rumah sakit untuk mendapatkan tindakan di ruang PICU, karena gejala yang sama. Di akhir Maret 2020 dokter menyarankan agar Tiara dibawa/dirawat secara mandiri di rumah, akan tetapi  setiap hari Tiara harus diberikan nafas dengan tambahan oksigen.

Jika ada biaya, kedua orang tua Tiara rutin membawanya kontrol setiap sekali dalam dua pekan. Jika biaya tidak ada, hanya sang ayah saja yang datang tanpa mengikutsertakan putrinya ke rumah sakit, karena sang ayah hanya menebus obat-obatan saja, tanpa ada konsultasi dan pengecekan medis.

Tiara menjalani kontrol di rumah sakit secara umum/tanpa menggunakan BPJS, langkah ini dipilih agar Tiara cepat mendapatkan tindakan medis, karena Tiara tidak boleh ada dalam kondisi yang terlalu lelah, karena lama mengantre jika menggunakan BPJS, hal ini kan membuat kondisnya drop dan berujung fatal.

Selain biaya perawatan yang tidak menggunakan BPJS, orang tua Tiara cukup kewalahan memenuhi kebutuhan rutin Tiara yang lain, seperti kebutuhan susu khusus medis untuk asupan nutrisinya, yang dalam setiap bulanya membutuhkan 11 kaleng susu kapasitas 800 gram, yang harganya tentu saja tidak murah bagi ukuran keluarga Tiara. Tak hanya kebutuhan obat-obatan dan susu khusus medis, orang tua Tiara juga cukup kewalahan untuk mencukupi uang sewa alat-alat kesehatan yang digunakan putrinya.

Selama mengurusi Tiara, sang ayah terpaksa berhenti dari pekerjaan tetapnya. Ia selalu ada di dekat putrinya, bergantian dengan sang istri menjaga Tiara, agar selalu sigap jika kondisi putrinya kembali kritis. Kini, sang ayah kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan. Jika ia mendapati penghasilan sesegera mungkin dibelikannya alat-alat kesehatan dan kebutuhan yang lain.

Untuk mengurangi beban biaya kontrol, berobat serta membeli susu dan alat-alat kesehatan Tiara, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui Program Sedekah Kemanusiaan (SK).

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.195.000.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#BWA #SedekahKemanusiaan #SK

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis