Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Rehabilitasi Rumah Ibu Sutika, Mualaf Bromo

Pada tahun 2007 Bu Sutika (42 tahun) bersama 227 mualaf lainnya menyatakan ikrar masuk agama Islam. Ibu yang memiliki satu anak ini, telah ditinggal mati oleh suaminya. Setiap harinya ibu Sutika bekerja sebagai buruh ladang dengan penghasilan  sekitar Rp. 10.000 per hari.

Ibu satu anak ini tinggal di sebuah rumah sederhana di Dusun Gedog RT 05 RW 05 Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, wilayah ini merupakan bagian dari deretan pegunungan Bromo.

Rumah yang di tempati beliau saat ini bisa dikatakan tidak layak huni, tiang-tiangnya sudah rapuh dimakan usia, saat terjadi hujan lebat sering bocor sehingga membuat becek lantai rumah, maklum karena masih berlantaikan tanah. Kondisi inilah yang membuat bu Sutika kesulitan menunaikan sholatnya saat hujan turun.

Beliau termasuk orang yang aktif dalam kegiatan pembinaan oleh Ustadz Rofik. Adapun diantara alasan kenapa beliau masuk Islam karena terkesan melihat saudaranya yang muslim melakukan sholat dengan pakaian yang bersih dan juga melakukan aktivitas bersuci (wudhu) yang tidak ada di agama yang sebelumnya ia anut (Hindu). Alasan lainnya adalah karena ajaran Islam tidak neko-neko.

Partner lapang BWA di Senduro yaitu Ustadz Malichan saat bersilaturahmi ke rumah beliau pada, 27 maret 2012 lalu, menyampaikan “Rumah ibu Sutikah hampir rubuh, harus segera diperbaiki agar tidak membahayakan penghuni di dalamnya”

Yuk, Bantu Ibu Sutika memiliki rumah layak huni.

Donasi Yang Dibutuhkan :

Rp. 9.700.000,- (Sembilan Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Partner Lapang

Ust. Malichan, Senduro

Rehabilitasi Rumah Ibu Sutika, Mualaf Bromo

update #2. 85% Renovasi Rumah Ibu Sutika

Update #1. Kondisi Rumah Sebelum Renovasi

 

Ruang Tidur

 

Ruang Dapur

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.