Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Rela Hidup Susah dengan Meninggalkan Pekerjaan, Demi Menghidupkan Madrasah Alquran di Kampung Halaman

Rela Hidup Susah dengan Meninggalkan Pekerjaan, Demi Menghidupkan Madrasah Alquran di Kampung Halaman

Aan Anshori, seorang pengajar Al-Quran di sebuah Masjid Kompleks di Jakarta memilih untuk pulang ke kampung halaman dan meninggalkan pekerjaannya yang mapan dengan penghasilan yang baik, demi mengurus dan menghidupkan madrasah Al Quran di kampung halamannya. Madrasah tersebut merupakan satu satunya Madrasah Diniyah yang mendidik anak-anak setempat belajar membaca Al Quran dan mendalami ilmu-ilmu keIslaman lainnya yang dirintis oleh ayahandanya.

Ustadz Aan merasa terpangggil untuk melanjutkan amanah ayahandanya, demi memastikan generasi muda di kampungnya mendapatkan pendidikan Al Quran dan KeIslaman yang cukup dan menjadi generasi Qur'ani. Untuk itu ia rela meninggalkan profesinya sebagai Takmir dan Pengajar Al Quran di kota dengan penghasilan yang mencukupi.

(Ustadz Aan Anshori)

(Ustadz Aan Anshori)

Setelah beberapa lama kembali ke kampung halaman ia kini tidak memiliki sumber penghasipan yang memadai. Anak-anak yang belajar di madrasah tidak dipungut biaya tinggi, karena kondisi ekonomi orang tua mereka yang juga minim. Kadang, ia juga harus membiaya operasional madrasah dari harta pribadinya demi agar pendidikan tetap terlaksana.

Kini, ia sedang dalam kondisi sulit. Kebutuhan semakin tinggi namun ia belum juga mendapatkan sumber ma'isyah yang mencukupi. Warung kecil yang ia rintis di kediamannya pun juga tak cukup memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya. Sempat terpikir untuk ia kembali ke kota, ke pekerjaannya yang lama dan meninggalkan madrasah yang dibinanya. Akan tetapi, ingatan akan anak-anak didiknya selalu menahan dirinya, sementara keluh kesah keluarga atas kekurangan nafkah selalu ia dapatkan setiap saat.

Mari kita bantu perjuangan Ust. Aan agar terus dapat mengelola madrasah binaannya dan dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Untuk mengurangi beban Ustadz Aan Anshori, BWA mengajak kaum Muslimin menyalurkan zakat harta melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP) sehingga ia mampu Mengelola madrasahnya serta memiliki modal untuk usaha untuk memperbaiki kondisi ekonominya. Selain itu, tentu saja kewajiban zakat para muzaki (penunai zakat) tertunaikan.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzaki dengan balasan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin.[]

 

Nilai Zakat Harta yang Diperlukan :

Rp.22.000.000

Patner Lapangan:

Ridzky Maulana

 

#BWA #ZakatPeertoPeer #ZPP

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur

Project Sejenis