Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Rela Tak Dijenguk, yang Penting Hilwa Bisa Masuk Pesantren Tahfidz

 

Tekad Hilwa Zulfatunnisa untuk menjadi penghafal Al-Qur’an sepertinya tak bisa ditawar-tawar lagi. Buktinya, meskipun sekarang sudah duduk di kelas 7 semester 1 salah satu MTs di Tirtamulya, Kabupaten Karawang, ia keukeuh ingin dipindahkan ke pondok pesantren yang fokus ke tahfidzul quran.

“Bu, enggak apa-apa Hilwa enggak dijenguk pas nanti di pesantren. Uang (untuk ongkos menjenguk)-nya bisa buat bayar uang pesantren,” begitu kata gadis kecil kelahiran Serang, 10 Juni 2005 membujuk ibunya, Ai Nurhayati.

Sejak kanak-kanak, anak kedua dari tiga bersaudara tersebut memang kerap menyatakan ingin menjadi dokter yang hafal 30 juz Al-Qur’an. Untuk menghemat biaya, ia pun dimasukan ke pesantren terdekat, sayangnya bukan pesantren tahfidz. Dalam hati, Hilwa keberatan karena tidak sesuai dengan keinginannya. Namun ia tetap bersabar. Pada akhirnya, karena keterbatasan biaya, Hilwa dikeluarkan.

Sepulang sekolah atau pun sebelum berangkat sekolah, Hilwa terus bersemangat muraja’ah surah-surah yang sudah dihafal. Setiap harinya Hilwa berusaha menjaga hafalannya dan terus optimis bahwa dirinya akan masuk pesantren tahfidz dalam waktu dekat ini.

Tak mau membuat Hilwa kecewa untuk yang keduakalinya, Dedi Iskandar, ayahnya Hilwa, mencari-cari pondok pesantren tahfidz, salah satunya adalah Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Bayan, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Hilwa pun sangat senang bila dirinya masuk ke pesantren asuhan KH Ali Bayanullah, Al-Hafidz, tersebut.    

Meskipun Darul Bayan berbiaya relatif lebih murah dibanding pesantren tahfidz lainnya. Namun bagi Dedi yang bekerja sebagai buruh lepas tetap terasa berat. Sehingga warga Dusun Kiaralawang RT 003 RW 002, Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat tersebut kini tengah kebingungan bagaimana memenuhi keinginan anaknya yang bersikeras jadi hafidzah tersebut.

Untuk meringankan beban keluarga Hilwa, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga cita-citanya dapat tercapai dan kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Donasi yang dibutuhkan

Rp. 18.330.000,-

Partner Lapang

Bhakti

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Komunitas Pendukung