Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Ringankan Beban Ardilla untuk Menjadi Sarjana dengan Bayarkan Tunggakan UKT

Ringankan Beban Ardilla untuk Menjadi Sarjana dengan Bayarkan Tunggakan UKT

Tak mudah bagi Ardilla (24 tahun) agar bisa tetap kuliah. Mahasiswi yang kini sudah lulus sidang skripsi Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang harus bisa mencari uang sendiri untuk membiayai kuliahnya.

Pasalnya, ayahnya, Dalim, sudah lama meninggal. Sedangkan ibunya, Emboy (66 tahun), sudah terlalu renta untuk bekerja. Mengandalkan pemberian kedua kakaknya juga tak bisa karena mereka juga penghasilannya tak seberapa.

Maka anak ketiga dari tiga bersaudara ini berupaya agar bisa dapat penghasilan tetapi tidak mengganggu jadwal perkuliahan. Sehingga ia pun bekerja paruh waktu. Meski penghasilannya kecil, tetap ia jalani.

(Ardilla, Mahasiswi Jurusan Pendidikan Matematika)

(Ardilla, Mahasiswi Jurusan Pendidikan Matematika)

Selama kuliah semester 3-6, warga Kampung Cengkeh, Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengajar di Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Nurrohman dekat rumah setiap pulang kuliah hingga sore. Di semester 7, Ardilla tak mengajar lagi di DTA karena bentrok dengan jadwal kuliah.

Ia kemudian mencari pekerjaan lain yang dekat dengan kampus. Pada Januari 2019, Ardilla pun diterima di Sekolah Tahfidz Markaz Hanan dengan jadwal mengajar pukul 16.00-19.00 WIB. Jadi, begitu beres kuliah, langsung mengajar. Namun Ardilla hanya bisa bertahan mengajar hingga Agustus 2019. Karena bulan-bulan berikutnya harus fokus untuk mempersiapkan sidang skripsi.

Usai sidang skripsi, ia kembali mencari kerja dan pada November 2019 diterima mengajar di Rutaba Darul Hikmah Kosambi. Kemudian pada Maret 2020 pindah kerja ke lembaga pilantropi di Karawang hingga sekarang.

Ardilla masih memiliki tunggakan uang kuliah tunggal (UKT). Maklumlah, penghasilannya minim sekali, hanya cukup untuk keperluan sehari-hari dan sebagian biaya kuliah saja.

Untuk mengurangi beban Ardilla, BWA mengajak kaum Muslim berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB) guna melunasi tunggakan UKT. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para donatur dengan curahan rahmat berlipat ganda. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.25.800.000

Mitra Lapangan:

Dadan Wahyu Ramdhani

 

#BWA #InovasiWakaf #IB #IndonesiaBelajar

 

Ringankan Beban Ardilla untuk Menjadi Sarjana dengan Bayarkan Tunggakan UKT

Update #1: Terima Kasih Donatur, Tunggakan UKT Ardilla Sudah Terlunasi

Perasaan lega dirasakan oleh Ardilla. Dilla, demikian ia akrab disapa, akhirnya bisa membayar tunggakan UKT yang selama ini belum mampu ia bayar. Meskipun Dilla  termasuk mahasiswi yang berprestasi, ia kerap was-was apakah mampu menyelesaikan kuliahnya, sementara biaya UKT sudah bertahun menunggak belum terbayarkan.

(Donasi Pendidikan untuk Ardilla)

(Donasi Pendidikan untuk Ardilla)

"Alhamdulillah bulan ramadhan lalu tunggakan UKT saya telah lunas,  syukron jazakallah khoir saya ucapakan  atas bantuan dan dukungan dari Badan Wakaf Al Qur’an dan para donatur. Dengan lunasnya tunggakan UKT ke kampus alhamdulillah sudah tidak ada beban yang saya rasakan lagi,” tutur Dilla kepada tim Indonesia Belajar (IB).

Dilla berharap setelah menyelesaikan kuliahnya, ia bisa bisa segera bekerja dan bermanfaat untuk banyak orang. “Harapan saya  bisa segera berkerja di tempat yang saya harapkan, serta bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, dan saya ingin mewujudkan mimpi saya membuka yayasan berbasis pendidikan, agar ilmu yang saya miliki bisa bermanfaat bagi banyak orang,” tutup Dilla.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur