Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Rizki, Bayi Lucu yang Membutuhkan Bola Mata Palsu

 

Tingkah Muhammad Rizki Ramadan lucu menggemaskan, selayaknya bayi usia 2 tahun lainnya. Namun bola matanya sering berwarna merah dan bengkak. Dikira sakit mata biasa. Tetapi ternyata vonis dokter menyebutkan bahwa anak pertama Yunardi (21 tahun) tersebut mengidap tumor ganas mata (retinoblastoma). Tentu saja ini menjadi pukulan berat bagi kedua orang tuanya.

Warga Dusun Danau, Tempatan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat tersebut kaget ketika dokter setempat merujuk Rizki ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta. Rizki diharuskan menjalani operasi pengangkatan bola mata sebelah kiri kemudian diganti dengan bola mata palsu. Jika dibiarkan akan membesar serta merusak syaraf.

(Kondisi mata Rizki setelah terkena Tumor Mata ganas)

Jadwal operasi akan ditentukan setelah Rizki menjalani serangkaian pemeriksaan medis secara rutin beberapa bulan kedepan. Untuk biaya operasi ditanggung BPJS sementara untuk bola mata palsu harus membeli sendiri.

Pak Yunardi yang bekerja sebagai buruh tani tidak memiliki dana untuk membeli bola mata palsu anaknya dan untuk kebutuhan hidup selama masa pengobatan di Jakarta.

Saat ini Rizki dan kedua orang tuanya ditampung di rumah singgah dekat RSCM. Karena istrinya kewalahan kalau merawat Rizki sendirian, praktis Yunardi pun meninggalkan pekerjaannya di Kalimantan dan rutin mengantar Rizki setiap Senin dan Kamis ke RSMC. Peluang dan lowongan kerja di Jakarta pun belum Yunardi dapatkan. 

Untung saja dari rumah singgah mereka mendapatkan makan sehari-hari tetapi tidak semua kebutuhan terpenuhi. Seperti kebutuhkan susu formula khusus dan popok yang jumlah cukup banyak setiap bulannya.

Tentu saja hal itu membuat Yunardi dan istrinya pusing tujuh keliling. Karena belum juga terbayang bagaimana menutupi kebutuhan tersebut. Disamping itu Pak Yunardi juga memiliki sejumlah utang untuk menutupi kebutuhan berobat anaknya selama ini.

Untuk mengurangi beban keluarga Yuliardi, melalui Program Sedekah Kemanusiaan (SK), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berinfak. Sehingga Rizki bisa memakai bola mata palsu serta keperluan sehari-harnya terpenuhi dan kita semua mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Donasi yang Diperlukan:

 Rp 40.000.000,-  (pembelian bola mata palsu, susu dan popok)

Partner Lapang:

Wahyu

Rizki, Bayi Lucu yang Membutuhkan Bola Mata Palsu

Update #1 Rizki Masih Menjalani Kemotherapy

Rizki sedang terlelap ketika tim program Sedekah Kemanusiaan BWA mendatangi  rumah singgah yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat, Rizki sangat kelelahan karena seharian berada di rumah sakit untuk menjalani kemotherapy. Kondisi Rizki semakin membaik, walau saat ini Rizki masih menggunakan bola mata palsu sementara sambil menunggu selesai proses kemotherapy yang di prediksi akan selesai pada akhir Ramadhan.

“Alhamdulillah keadaan Rizki sudah membaik dan masih melanjutkan kemotherapy, terimaksih kepada semua bantuan dari donatur BWA yang telah membantu kami untuk meringankan beban hidup kami di Jakarta. Harapan kami mudah-mudahan anak kami (Rizki) cepat sembuh dan untuk BWA agar sukses selalu”. Ujar Yunardi (Ayah Rizki)

Diperkirakan pada pertengahan bulan Ramadhan ini proses kemotherapy Rizki sudah memasuki tahap akhir, dan Rizki dapat segera memasang protesa mata (Bola mata palsu yang mirip asli). Aamiin []

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.