Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Sakit Semakin Parah, Ustadz Nazmudin Hanya Bisa Terduduk Lemas di Rumah

Sakit Semakin Parah, Ustadz Nazmudin Hanya Bisa Terduduk Lemas di Rumah

Sakitnya semakin parah, Ustaz Nazmudin kini hanya bisa terduduk lemas di rumah, shalat juga di rumah itu pun sambil duduk. Karena selain sudah tak kuat berdiri lama-lama, badannya hampir setiap hari terasa lemas, belum lagi kalau sakit paru-parunya kambuh maka dada terasa sesak dan batuk-batuk. Batuk-batuk di luar rumah saat pandemi Covid-19 begini tentu saja bisa membuat orang lari ketakutan. 

Sudah dua tahun warga Kampung Pulo, Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang, tersebut sakit paru-paru. 

(Kondisi Ustadz Nazmudin Saat Berobat di RS)

(Kondisi Ustadz Nazmudin Saat Berobat di RS)

Pada 2018, paru-parunya sudah dioperasi. “Setelah itu keadaan saya agak mendingan. Namun pada awal 2020 ini keadaan makin drop. Sekarang badan saya kurus, namun pada bagian perut seperti buncit. Pihak dokter pun belum bisa memastikan kenapa perut saya demikian,” ujarnya.

Menurutnya, dokter juga belum bisa memprediksi kapan ia bisa sembuh. “Belum tahu, mungkin karena saya juga mengidap penyakit diabetes dan umur pun sudah tua. Jadi yang awalnya bisa cepat sembuh, malah jadi sering kambuh lagi sakitnya karena yang harusnya bisa mengatur pola makan dengan benar, itu tidak bisa. Apa yang sebelumnya dilarang dimakan, terpaksa harus kita makan. Karena untuk biaya hidup kita susah,” akunya. 

Apalagi sejak pandemi Covid-19, ia tidak pernah mengontrol penyakitnya lagi ke rumah sakit. “Karena ketiadaan biaya untuk ke sana,” keluhnya.

Sebenarnya, ia ingin dapat mengontrol lagi penyakit paru-paru dan diabetesnya ke RS. Namun lelaki yang biasanya mengisi acara tahlilan, selametan dan menjadi guru ngaji di mushala saat ini praktis hanya di rumah saja, sehingga tidak berpenghasilan. 

(Kegiatan Mengajar Masih Sempat Beliau Lakukan)

(Kegiatan Mengajar Masih Sempat Beliau Lakukan)

“Istri saya menjadi buruh cuci setrika, itu pun seminggu sekali. Jelas kurang untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup dan membiayai anak saya, karena bahkan sekarang pun kita menunggak untuk bayar kontrakan,” keluhnya.

Untuk mengurangi beban keluarga Nazmudin, BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) untuk biaya kontrol penyakit dan akomodasi dalam beberapa bulan ke depan serta melunasi tunggakan kontrakannya. 

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan: 

Rp.21.690.000

Mitra Lapangan:

Dadan

 

#BWA #SedekahKemanusiaan #SK

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis