Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Sakitnya Saraf Kejepit dan Pengapuran, Membuat Pak Hudori Kesulitan Sholat dan Beraktifitas

Sakitnya Saraf Kejepit dan Pengapuran, Membuat Pak Hudori Kesulitan Sholat dan Beraktifitas

Sebagai seorang kepala keluarga Pak Hudori (42 tahun) selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan  hidup untuk anak dan istrinya. Semenjak ia diuji dengan penyakit saraf kejepit ditambah dengan pengapuran membuatnya kesulitan untuk mencari nafkan bagi keluarganya. Pak Hudori divonis dokter di RS. Polri, Jakarta Timur, sejak enam bulan lalu.

(Hudori, 42 Tahun)

(Hudori, 42 Tahun)

Sebelum menderita penyakit saraf kejepit dan pengapuran, Pak Hudori tidak menggalami kendala ketika seperti duduk dan berjalan. Namun, setelah penyakit itu menimpanya ia merasa sangat sulit sekali untuk duduk dan juga berjalan. Ia harus perlahan-lahan untuk dapat berdiri, karena ia akan merasa sakit dari punggung sampai ke lutut, dan terlebih ketika sholat Pak Hudori sangat merasakan kesakitan disetiap gerakan sholatnya.

Awal Februari 2020, Pak Hudori terpaksa menghentikan proses pengobatan di RS Polri, ketiadaan biaya menjadi salah satu penyebabnya. Sebelumnya ia sangat rutin menjalani pengobatan setiap sekali dalam seminggu dari tempat tinggalnya di Jatinegara, Jakarta Timur.

Selama ini Pak Hudori bekerja disalah satu Yayasan yang berada di Jakarta Selatan, upah yang didapat selalu habis untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Pak Hudori sangat kesulitan untuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berobat, Hingga akhirnya Pak Hudori sedikit beralih pada pengobatan alternative terapi akupuntur, yang menurutnya tidak membutuhkan biaya yang besar.

Untuk mengurangi beban keluarga Pak Hudori, BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah kemanusiaan (SK) sehingga biaya kebutuhan hidup dapat terpenuhi dan Pak Hodori bisa kembali melanjutkan proses pengobatannya. Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.

 

Sedekah yang dibutuhkan:

Rp. 48.500.000

Parner Lapangan:

Wahyu

 

#WakafQuran #Wakaf #BWA #SK #SedekahKemanusiaan

Sakitnya Saraf Kejepit dan Pengapuran, Membuat Pak Hudori Kesulitan Sholat dan Beraktifitas

Update #1: Hudori Belum Sembuh Benar dan Masih Membutuhkan Biaya Berobat

Efek dari penyakit yang menyerang otak Hudori (43 tahun) masih berdampak terhadap daya ingat, ia masih suka lupa dan bingung. Disamping daya ingat yang masih terganggu, Hudori masih belum bisa berjalan, untuk buang air kecil dan besar terpaksa harus dilakukan diatas tempat tidurnya, begitu juga untuk mandi yang masih dibantu sang istri.

Setiap dua pekan sekali, Hudori masih rutin menjalani perawatan ke rumah sakit. Ketiadaan kendaran pribadi mengharuskan sang istri menggunakan moda transporasi online, yang sudah tentu membuatnya membuatnya harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

(Hudori)

(Hudori Masih Rutin Menjalani Pengobatan)

Hudori juga harus rutin mengkonsumsi obat-obatan seperti Rifampicin, Ethambutol, Inoxin, disamping itu juga mengkonsumsi obat herbal seperti madu. “Untuk jangka obatnya saya masih belum tau karena masih menunggu keputusan dokter,” ujar sang istri.

Beban yang begitu berat tentu dirasa sang istri, selain ia harus mencukupi kebutuhan sehari-hari ia juga harus mencari uang untuk biaya berobat dan perawatan sang suami. BWA  masih mengajak kepada para donatur sekalian untuk bersama-sama membantu meringankan beban Istri pak Hudori.

Setiap donasi yang terkumpul melalui program Sedekah Kemanusiaan,Insyaallah akan kami salurkan tepat sasaran kepada pak Hudori untuk membantunya berjuang mencari kesembuhan. 

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Komunitas Pendukung