Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

SK Dastan

Epilepsi Dastan Harus Segera Diobati

 

Enam bulan pasca dilahirkan, Muhamad Dastan Firmansyah harus hidup dengan ketergantungan obat-obatan pereda kejang. Balita yang kini berusia tiga tahun divonis dokter menderita epilepsi. Dalam sebulan Dastan bisa eman kali kejang-kejang, hal ini timbul jika orang tuanya terlambat memberikan obat dan kondisi anak yang sedang drop.

(Dastan Bersama Ibunya)

(Dastan Bersama Ibunya)

Tidak hanya divonis epilepsi, Dastan juga menderita hernia. Pada bagian perut Dastan ada benjolan kecil yang biasanya membesar jika ia hendak membuang air kecil. Dastan selalu menangis ketika buang air kecil dan pada saat kejang-kejangnya kembali kambuh. Hal ini sangat membuat kedua orang tua Dastan cemas terhadap kondisi buah hatinya.

Saat ini kedua orang tua Dastan mengontrak rumah petakan di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Empat kali dalam sebulan, Mimin Minarti (33 tahun/ibu) rutin membawa anaknya ke RS Amanda Cikarang untuk menjalani pengobatan dan perawatan. Beberapa kali sang ibu tidak memeriksakan anaknya karena tidak memiliki biaya untuk menebus obat-obatan dan naik angkutan umum.

Penyakit epilepsi yang diderita Dastan mengharuskannya terapi obat hingga usianya enam tahun, “Jika sehari saja sang ibu terlambat memberikan obat, Dastan harus mengulangi terapi dari tahap awal,” ujar ibunya.

Dasman (35 tahun/Ayah) saat ini bekerja sebagai penjaga sekolah di SMK Tridaya Tambun, Bekasi. Sebelumnya ia sempat bekerja di pabrik, ia mengalami kecelakaan kerja hingga dirawat selama enam bulan di rumah sakit. Cukup lama sang ayah dirawat hingga akhirnya pihak pabrik memberhentikan sepihak dirinya.

Upah yang sangat minim dari pekerjaanya saat ini, membuat ia kewalahan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, belum lagi biaya kontrakan yang harus menunggak berbulan-bulan. Sudah dua kali keluarga ini harus terusir dari kontrakan karena tak mampu untuk membayar.

Untuk mengurangi beban keluarga Dastan, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah kemanusiaan (SK) sehingga biaya pengobatannya terpenuhi dan semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.32.000.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#WakafQuran #Wakaf #SedekahKemanusiaan #Sedekah

SK Dastan

Update #1: Dastan Masih Diharuskan Rutin Mengonsumsi Obat Kejang Hingga Dewasa

Kejang Muhamad Dastan Firmansyah kini sedikit berkurang, namun ia masih diharuskan mengkonsumsi obat kejang hingga dewasa. Kejang-kejang Dastan kambuh jika ia melihat teman-teman seusianya memiliki barang/mainan baru dan ia pun ingin memilikinya juga. Hal ini membuat syaraf di kepalanya mengalami kontraksi yang membuat emosi Dastan meninggi, Jika sudah begini orangtua Dastan hanya bisa menasehati mencoba menenangkan putranya.

(Dastan)

(Kondisi Terkini Dastan)

Selain harus rutin mengkonsumsi obat-obatan, Dastan juga harus cukup nutrisi dari susu formula, dokter pun sangat menganjurkan hal ini. Akan tetapi orang tua Dastan cukup kebingungan dan khawatir tidak bisa mencukupi asupan susu formula untuk Dastan karena minimnya penghasilan yang ia miliki, terlebih untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, karena sang suami masih kerja serabutan dengan upah yang tak tentu.

Alhamdulillah, donasi BWA yang diterima melalui program Sedekah Kesehatan digunakan sebaik mungkin untuk berobat Dastan, transportasi ke rumah sakit, dan juga untuk pemenuhan nutrisi dari susu formula.

“Terimakasih, keluarga saya sudah dibantu, semoga para donatur diberikan rizki yang banyak dan segala urusan dan usaha dilancarkan Allah SWT,” doa sang Ibu.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur

Project Sejenis