Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

SK Motor Dakwah Ustadz Sahid

Meski Sebelah Kakinya Lumpuh, Ustadz Sahid Tetap Keliling Pelosok Garut untuk Berdakwah

Kondisi kaki kiri yang lumpuh tidak menghalangi Ustadz Sahid Al Gifari untuk memberi manfaat dan menebarkan kebaikan untuk kaum Muslimin.

Menjalani aktivitas sebagai pendakwah sejak awal tahun 2005 hingga sekarang, lelaki 42 tahun ini memiliki jadwal yang cukup padat untuk mengisi kajian di majelis-majelis dan menjadi Khatib Jumat di sekitar masjid yang ada di Kabupaten Garut. Selama ini ia menggunakan angkutan umum dan ojek online untuk mencapai lokasi, terkadang teman-temannya juga suka mengantarkan ketika tidak ada kesibukan.

(Ustadz Sahid)

(Ustadz Sahid)

Tantangan dakwah yang dihadapinya cukup berat. Di samping harus mendatangi lokasi yang relatif jauh, tantangan lain timbul ketika ia harus memasuki medan yang cukup terjal dan terpencil. Angkutan umum tidak bisa mencapainya sehingga mengharuskannya untuk beralih menggunakan jasa ojek, dan beberapa kali ia pun harus berjalan kaki karena tidak adanya ojek di lokasi tersebut.

“Kadang saya tidak bisa pulang ke rumah, karena kendala kendaraan yang mengantar pulang tidak ada,” ujar Ustadz Sahid.

Kelumpuhan kaki kiri terjadi ketika berusia dua tahun. Ia sempat terjatuh dan tidak lama tubuhnya demam/sakit panas. Karena pada saat itu yang dinamakan medis hanya melalui tindakan suntik, dan dari situlah (setelah disuntik) beberapa hari berikutnya gejala kaki kirinya mengecil sebelah namun masih bisa difungsikan walau tidak begitu optimal. Di usia 17 tahun, tepatnya setelah lulus dari pesantren, ia kembali mengalami kecelakan/terjatuh dari sepeda motor yang membuat kaki sebelah kirinya semakin kehilangan energi/lumpuh.

(Ustadz Sahid bersama Tim Sedekah Kemanusiaan BWA)

(Ustadz Sahid bersama Tim Sedekah Kemanusiaan BWA)

Untuk menunjang aktivitas dakwahnya, warga Karangpawitan, Garut, Jawa Barat sangat memerlukan kendaraan bermotor. “Saya sempat mencoba motor matik seperti NMAX dan jenis matic lainnya, Alhamdulillah kaki kiri masih bisa menahan beban,” ujar Ustadz Sahid.

Melalui program Sedekah Kemanusiaan, Badan Wakaf Al Quran (BWA) mengajak kaum Muslimin membantu Ustadz Sahid mendapatkan sepeda motor untuk menunjang aktivitas mendakwahkan ajaran Islam di sekitar rumahnya dan pelosok Garut. Semoga niat baik dan uluran tangan kita mendapat ganjaran pahala berlimpah dari Allah SWT. Aamiin.[]

 

Nilai Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp.40.000.000

Mitra Lapangan

Wahyu

 

SK Motor Dakwah Ustadz Sahid

Update #1: Harapan Sang Ustadz Untuk Memliki Motor Matic Sebagai Sarana Dakwahnya Telah Terwujud

Di akhir tahun 2019 BWA menyalurkan satu unit sepeda motor matic Honda Beat Street kepada salah seorang Ustadz asal Garut, Jawa Barat. Di tengah keterbatasan fisik yang ia miliki, ia tak pernah menyurutkan tekad dan semangatnya dalam mendakwahkan ajaran Islam dan terus menyambung silaturahmi dengan para ustadz-ustadz lainnya di Garut.

(Bantuan Motor untuk Dakwah telah Diterima)

(Bantuan Motor untuk Dakwah telah Diterima)

“Alhamdulillah, sangat terbantu karena bersilaturahmi dengan para ustadz, kyai di daerah sekitar Garut jadi lebih mudah, begitu juga kegiatan lain yang ada kaitannya dengan kepentingan keluarga,” ujar ustadz Sahid.

Pada Awal Februari 2020, surat-surat kendaraan bermotor sudah lengkap, sehingga beliau dapat dengan nyaman berkendara di jalan raya dan melakukan kegiatan harian yang biasa ia lakukan di Masjid Al ukhuwwah yang jaraknya sekitar 3,5 km dari tempat tinggalnya.

Tidak ada kebahagiaan yang bisa terungkap selain ucapan Jazakumullah Khairan Katsiran dari sang ustadz atas bantuannya selama ini. Semoga amal Sholih dari pemanfaatan dari amanah (motor) ini bisa mengalir juga sebagai amal jariyah kepada para donatur BWA sampai Yaumil akhir.

Ustadz Sahid juga memberikan masukan kepada tim BWA, Seomoga tetap istiqamah memberikan bantuan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan orang yang membutuhkan. Dan senantiasa menggugah kesadaran para Aghniya yang mau menyumbangkan kelebihannya pada orang yang membutuhkan.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.