Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Lawan Covid-19 Kuatkan Indonesia

SK Wabah Corona

Lawan Covid-19 Kuatkan Indonesia

Sejak diumumkan penderita COVID-19 pada 2 Maret 2020, jumlah penderitanya semakin membumbung tinggi. Data terbaru mencatat sudah ada 6.248 kasus per Sabtu, 18 April 2020. 535 jiwa dinyatakan meninggal dunia dan 631 lainnya telah dinyatakan sembuh. Hal tersebut sebagaimana diinformasikan oleh tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan virus COVID-19 melalui laman resmi mereka.

Dilansir dari keterangan Kementerian Kesehatan pada 10 Maret 2020, sudah ada 132 rumah sakit di seluruh Indonesia yang dijadikan rujukan untuk menangani Kasus COVID-19. Di Ibu Kota sendiri, ada 8 rumah sakit yang telah menyatakan kesanggupannya untuk merawat pasien COVID-19. Rumah sakit tersebut adalah RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan, RSPAD Gatot Soebroto, RSUP Fatmawati, RSU Bhayangkara, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, dan RSUD Pasar Minggu.

Tentu hal ini menjadi pertanyaan di masyarakat. Bagaimana dengan rumah sakit yang tidak menjadi rujukan? Bagaimana dengan daerah lain yang jumlah dokternya, rumah sakit, dan fasilitasnya lebih sedikit dari Ibu Kota?

Untuk menangani pasien positif COVID-19, rumah sakit  membutuhkan banyak APD (Alat Pelindung Diri) agar tidak tertular dan menularkan kepada orang lain. APD tidak bisa digunakan berulang kali. Untuk petugas medis yang bertugas di ruang isolasi mereka harus mengganti APD baru setap kali masuk ruang isolasi. Jika mereka memasuki ruang isolasi 7 kali, artinya mereka membutuhkan 7 APD dalam sehari. Sebagaimana dilansir bontangpost.id, harga APD dibanderol sekitar 2 juta per unit.

Sayang, stok APD mulai menipis. Kondisi ini tidak sebanding dengan jumlah pasien positif COVID-19 makin meroket dari hari ke hari. Bahkan, salah satu tim medis rumah sakit di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya sempat memakai alat seadanya dalam menangani pasien COVID-19. Ya, mereka terpaksa memakai jas hujan plastik dan sepatu bot dalam menangani pasien diduga COVID-19. Walaupun telah mendapat bantuan APD dari Pemerintah Jawa Barat sebanyak 62 set, namun kurang tersedianya APD membuat kita bertanya-tanya bagaimana kesiapan Pemerintah Indonesia dalam menangani wabah ini.

Tak hanya kekurangan APD, beberapa rumah sakit swasta di Bali juga mengeluhkan masker yang semakin langka diperoleh. Kalaupun ada, maka harus mengantre atau membeli dengan harga yang tinggi. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) wilayah Bali Fajar Manuaba. Seperti dilansir oleh kompas.com per 18 Maret 2020, beliau mencontohkan bahwa RS Manuaba meminta 20 set masker tetapi hanya mendapat 5 set.

Menurut beliau, saat ini semua rumah sakit swasta di Bali sedang dalam keadaan siaga. Pasalnya pasien dengan gejala COVID-19 tak hanya mendatangi rumah sakit rujukan. Hal tersebut membuat para petugas rumah sakit lainnya harus mengenakan APD dan masker saat memeriksa pasien yang mengeluh batuk atau sesak napas.


Garda Terdepan Dan Mayarakat Butuh Bantuan Kita!

Para petugas medis adalah garda terdepan dari upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Di tengah wabah mematikan, mereka merelakan waktu dan tenaga mereka demi menangani pasien COVID-19 dengan ancaman tertular menghantui mereka. Mereka membutuhkan APD Lengkap, masker, hand sanitizer, makanan dan minuman bergizi, serta vitamin penambah daya tahan tubuh dalam jumlah besar.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk mengkarantina dirinya sendiri pun masih kurang. Nyatanya begitu sekolah diimbau meliburkan diri selama 14 hari, masih banyak siswa yang menganggapnya libur. Misalnya di Kota Banjar, Jawa Barat, 46 siswa tertangkap basah bermain game online di warnet. Padahal dengan diam di rumah dan menahan diri untuk keluar jika tidak ada yang penting dapat memutus rantai penularan.

Kita tidak hanya bisa berdiam diri dan menyaksikan saudara-saudara kita berjuang sendirian di tengah wabah COVID-19. Ayo berkontribusi bersama BWA untuk membantu menangani dan mencegah penyebaran COVID-19 dengan menyediakan APD untuk petugas kesehatan, hand sanitizer, masker,  dan menyediakan kebutuhan lainnya, baik untuk para penderita Covid-19 maupun untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mencegah diri dari Covid-19.

Semoga dengan bantuan kita ini dapat mendekatkan kita kepada Allah dan kepada saudara-saudara kita yang tengah berjuang melawan COVID-19. Walau jauh dan tak pernah bersua, mereka selalu ada di hati kita.

 

Donasi yang Dibutuhkan:

Tahap I :

Rp.2.000.000.000 (Dua Miliar Rupiah) 

 

#BWA #WakafQuran #SK #SedekahKemanusiaan #Corona #Covid-19

SK Wabah Corona

Update #7: BWA Distribusikan 300 Botol Handsanitizer di Terminal Terpadu Pulogebang

Jakarta, 23/05/2020 Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) kembali melakukan kegiatan pendistribusian hansanitizer di terminal bus terpadu Pulogebang Jakarta Timur. Pada kesempatan kali ini tim membawa 300 botol handsanitizer kemasan 100 ml yang dibagikan kepada calon penumpang bus, pedagang, supir bus/angkutan umum, dan juga karyawan dilingkungan terminal.

Setibanya tim disambut oleh Pak Junaedi selaku wakil kepada unit Terminal Terpadu Pulogebang, “Kami mengucapkan terimaksih banyak atas bantuan handsanitizer ini, yang kami yakini ini sangat bermanfaat dalam rangka pencegahan penyebaran wabah covid 19”, ujarnya.

(Tim BWA diterima oleh Bapak Junaedi)

(Tim BWA disambut oleh Bapak Junaedi)

Antusias masyarakat disekitar terminal sangat tinggi ketika mengetahui adanya tim yang membagi-bagikan handsanitizer, mereka berbondong-bondong menghampiri tim yang sedang mendistribusikan handsanitizer. Tak butuh waktu lama setengah dari handsanitizer yang dibawa sudah terdistribusikan dan sisanya kembali dibawa ke kantor terminal untuk di distribusikan di lain waktu.

(Distribusi Handsanitizer di Terminal Pulo Gebang)

(Distribusi Handsanitizer di Terminal Pulo Gebang)


(Distribusi Handsanitizer di Terminal Pulo Gebang)

Kegiatan ini menjadi penutup tim BWA di akhir Ramadhan, Insyaallah hal serupa akan kembali kami lakukan dibulan-bulan selanjutnya, mengingat wabah covid-19 ini belum juga dapat teratasi.

Update #6: BWA Salurkan 150 Paket Sembako untuk Guru-guru Ngaji, Bersinergi dengan Perusahaan Pengelola Aset (PPA)

Tangerang, 15/05/2020, Tim Badan Wakaf Al Qur'an (BWA) menyalurkan 150 paket sembako donasi dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Paket sembako tersebut nantinya akan disalurkan kepada guru-guru ngaji yang kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi karena terdampak dari pandemi covid 19 di wilayah Tangerang Kota, Kabupaten, dan Tangerang Selatan.

(Penyerahan Banruan Sembako)

(Penyerahan Bantuan Sembako)

Alhamdulillah 90 paket sembako telah diserahkan kepada guru-guru ngaji yang terdampak pandemi covid 19. Paket sembako diserahkan secara simbolis dan diterima oleh Ustadz Nurholis selaku ketua dari forum Ustadz Tangerang Raya (FUTAR) yang berlokasi di Kelurahan Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Tangerang, Banten.

(Bantuan Sembako diterima Langsung oleh Ustadz Nurholis)

(Bantuan Sembako diterima Langsung oleh Ustadz Nurholis)

“Saya mengucapkan terimakasih kepada BWA atas bantuannya untuk penanggulangan covid bagi guru-guru ngaji di wilayah tangerang kota, Kabupaten, dan Tangerang Selatan”, Ujar Ustad Nurholis.

Setelah mendistribusikan 90 paket sembako tim kembali bergerak menuju kampung Gunung, Kelurahan Sasak, Kecamatan Mauk, Tangerang, Banten, tim menggunakan kendaraan pribadi dibantu dengan teman-teman dari FUTAR menuju ke lokasi.

Pukul 13:30 Tim BWA tiba di lokasi, setibanya kami berkumpul dengan ustadz-ustadz/guru ngaji dan juga kaun duafa di majelis ta’lim Al Islah kampung Gunung, Kecamatan Mauk, Tangerang. Setelah memberikan beberapa sambutan dan di akhiri dengan doa ke-60 paket donasi segera diserahkan kepada guru-guru ngaji/ustadz yang hadir.

“Kami guru-guru ngaji kampung Gunung, Kecamatan Mauk mengucapkan sangat-sangat terimakasih atas kepedulian dari BWA dan PPA, kami terima dengan senang hati, sekali lagi saya ucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran” tutup Ustadz Bastari Elmauki selaku pimpinan majelis Ta’lim Al Islah.

Selain melakukan kegiatan pembagian paket sembako, BWA juga melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan lain selama pandemi ini, diantaranya melakukan penyemprotan disinfektan di masjid-masjid, pembagian handsanitizer kepada masyarakat, dan penyaluran paket APD ke rumah sakit rujukan covid 19. Hal ini senada dengan tagline kami untuk Lawan Covid 19 Kuatkan Indonesia.

BWA masih membuka peluang pahala kepada para donatur dan wakif untuk turut serta mambantu masyarakat dan tenaga medis yang terdampak pandemi covid 19 melalui program Sedekah Kemanusiaan. Semoga langkah kecil kita semua dapat menguatkan masyarakat dan Indonesia dari ujian Covid-19.

Update #5: BWA Siapkan 500 Wadah Penampung Cairan Hand Sanitizer untuk Masjid-masjid di Jakarta dan Sekitarnya

Selain mendistribusikan paket APD ke rumah sakit rujukan pasien covid 19, Badan Wakaf Al Qur’an masih konsisten dengan aksi tanggap darurat bencana, dengan menyemprotkan cairan disinfektan dan membagikan revil cairan hand sanitizer di masjid-masjid yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Terhitung hampir seratus masjid yang sudah BWA lakukan penyemprotan sejak dimulainya pada akhir Maret 2020.

Sejak pertengahan bulan April BWA semakin memperluas wilayah penyemprotan disinfektan. Tim kami bagi menjadi lima wilayah, wilayah pertama meliputi Jakarta Pusat dan Barat, wilayah kedua meliputi Jakarta Timur dan Utara, Wilayah Ketiga meliputi Jakarta Selatan dan Depok, dan dua wilayah lainnya meliputi Tangerang dan Bekasi.

(BWA Siapkan Handsanitizer di Masjid-masjid di Jakarta dan Sekitarnya)

(BWA Siapkan Handsanitizer di Masjid-masjid di Jakarta dan Sekitarnya)

Pada Ramadhan kali ini tim yang melakukan penyemprotan masih tetap berjalan, meskipun harus beraktivitas ketika puasa, tidak menyurutkan semangat tim dalam bekerja. Keringat yang mengucur dari tubuh karena menggunakan hazmat ketika melakukan penyemprotan, ditambah lagi bahu yang terasa pegal karena menggendong alat penyemprotan yang cukup berat, tidak mengendurkan semangat tim di lapangan.

Tak hanya melakukan penyemprotan dan memberikan revil cairan hand sanitizer, Saat ini BWA juga turut menyiapkan dan akan mendistribusikan 500 dispenser atau wadah untuk cairan hand sanitizer di masjid-masjid sekitar Jakarta dan sekitarnya.

500 ratus dispenser atau wadah cairan hand sanitizer ini merupakan tindakan lanjutan karena banyak dijumpai masjid-masjid yang belum memilikinya. “Terimaksih karena sebelumnya kami tidak punya dan alhamdulillah diberikan oleh BWA” ujar Ustad Ridwan selaku DKM Masjid Al Falah Mal Basura, Jakarta Timur. Hal senada juga di ucapkan oleh Ustadz Lutfi selaku DKM Masjid Jami Al Marzuqiyah, Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Insyaallah BWA tetap melakukan kegiatan tanggap darurat bencana seperti ini hingga pandemi teratasi. Untuk para wakif dan donatur kami ucapkan banyak terimaksih atas kepercayaannya untuk menyalurkan bantuan melalui BWA, insyaallah amanah yang dipercayakan kepada kami akan kami salurkan dengan maksimal dan tepat sasaran.

Update #4: Setelah Berhasil Distribusikan 18 Paket APD di Tahap Pertama, BWA Kembali Mendistribusikan Paket APD di Tahap Kedua

Setelah mendistribusikan paket APD di 18 rumah sakit di sekitar Jabodetabek dan Jawa Barat (total sudah tersalurkan 560 pcs paket APD pada tahap pertama). Kini Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) kembali menyalurkan Paket APD yang disebar ke beberapa wilayah meliputi Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur, Bima, Medan dan Padang.

Alhamdulillah paket APD BWA telah terdistribusikan di delapan Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 pada pertengahan april lalu. Setiap paket APD  yang didistrbusikan berisi 35 pcs Hazmat, 35 pcs Masker Khusus Medis, 35 pcs Kacamata Khusus Medis, dan satu box sarung tangan medis.

(Penyerahan Paket APD di RSUD Gunungjati Cirebon)

(Penyerahan Paket APD di RSUD Gunungjati Cirebon)

Delapan Rumah Sakit yang BWA distribusikan meliputi RSUD Gunung Jati, RSUD Ciremai yang keduanya berada di Cirebon Jawa Barat. Empat rumah sakit di Tegal yang terdiri dari RSUD Dr. Soeselo, RSUD Kardinah, RS Islam Harapan Anda, dan RS PKU Muhammadiah. Tim pun mengakhiri rangkaian pendistribusian kali ini di RSUD Prof. Margono Sukarjo, Purwokerto dan RSUD Banyumas.

(Distribusi Paket APD di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto)

(Distribusi Paket APD di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto)

(Paket APD telah Diterima Perwakilan RSUD Muhammadiyah Tegal)

(Paket APD telah Diterima Perwakilan RSUD Muhammadiyah Tegal)

Banyak tenaga medis di rumah sakit yang sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan APD dari donatur BWA yang dibawa tim jauh-jauh dari Jakarta. Rasa haru sangat terasa ketika tim melakukan serah terima di salah satu lobby rumah sakit dimana tim mendapati adanya tenaga medis yang masih mengenakan jas hujan, karena tidak mencukupinya APD di rumah sakit tersebut.

Dr. Guntur selaku direktur dari RSUD Dr. Soeselo, Kabupaten Slawi menerima secara langsung paket APD yang dibawa tim dari Jakarta. Beliau terlihat sangat bahagia menerima paket APD dari BWA, “Pemberian APD ini seperti mendapatkan emas, karena sangat dibutuhkan oleh tenaga medis di Rumah Sakit ini” ,ujarnya. BelIau pun juga banyak mengucapkan terimkasih kepada BWA dan CIMB Syariah selaku salah satu corporate yang memberikan bantuan APD, “RSUD Dr. Soeselo menjadi garda terdepan sangat membutuhkan APD yang standar. Semoga BWA dan CIMB Syariah makin berkah”, tutupnya.

Untuk pendistribusian paket APD selanjutnya, Insyaallah akan BWA distribusikan di dua Rumah Sakit yang ada di Yogya, empat rumah sakit di wilayah Jawa Timur, dan masing-masing satu rumah sakit di Bima, Padang, dan Medan. Kami berharap agar diberikan kemudahan dalam mendistribusikan APD, agar amanah yang dipercayakan wakif dan donatur kepada BWA dapat tersalurkan.

 

#LawanCovid-19 KuatkanIndonesia

Update #3: Tim BWA Kembali Lanjutkan Aksi Bersih-bersih Masjid Lawan Covid-19 di Masjid Baiturrahman & Masjid Jami’ Nurul Amal

Rabu, 8 April 2020, Tim #LawanCovid19 Kuatkan Indonesia kembali melanjutkan aksi bersih-bersih masjid. Tim yang dipimpin oleh Bapak Ali Sepudin dan beranggotakan empat orang ini langsung meluncur menuju Masjid Baiturrahman di Perumahan Eramas 2000, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur. Di masjid ini, tim BWA melakukan penyemprotan desinfektan dan pembagian cairan hand sanitizer.

(Tim #LawanCovid19 Kuatkan Indonesia BWA)

(Tim #LawanCovid19 Kuatkan Indonesia BWA)

Sesampainya di sana, tim disambut hangat oleh marbot masjid, Bapak Adang. Beliau menyampaikan terima kasih atas bantuan desinfektan dan hand sanitizer yang diberikan BWA.

(Penyemprotan Disinfektan di Masjid Baiturrahman)

(Penyemprotan Disinfektan di Masjid Baiturrahman)

(Penyerahan Bantuan Handsanitizer)

(Penyerahan Bantuan Handsanitizer)

"Kebetulan masjid ini baru sekali disemprot desinfektan. Itu pun sudah dua minggu yang lalu, Harapan kami, BWA bisa melakukan penyemprotan setiap pekannya, serta pembagian masker di daerah sekitar masjid",  kata Pak Adang.

Dari Masjid Baiturrahman, tim langsung menuju Masjid Jami’ Nurul Amal, di Jl. Martil, RT 10 RW 02, Kelurahan Jatinegara, Cakung. Di masjid ini, tim diterima oleh Bapak H. Suwarto selaku ketua DKM Masjid Jami’ Nurul Amal.

“Terima kasih kami sampaikan kepada para wakif dan manajemen BWA yang telah melaksanakan amanah penyemprotan disinfektan dan membagikan cairan hand sanitizer sebagai bentuk penanggulangan wabah virus Corona,” ujar Pak H. Suwarto.

(Penyemprotan Disinfektan di Lingkungan Masjid Jami' Nurul Amal)

(Penyemprotan Disinfektan di Lingkungan Masjid Jami' Nurul Amal)

(Bantuan Handsanitizer telah Diterima Perwakilan Masjid)

(Bantuan Handsanitizer telah Diterima Perwakilan Masjid)

Beliau juga menyampaikan agar kita semua mematuhi imbauan Pemerintah untuk tetap diam di rumah dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19, terutama para tenaga medis yang tengah berjuang mencegah penyebaran Covid-19.

"Ayo bantu Pemerintah dan tim medis menangani korban wabah virus Corona dan bersatu lawan Corona melalui BWA. Caranya dengan menyalurkan donasi untuk tenaga medis seperti APD, hand sanitizer, dan vitamin. Semoga dengan membantu dan berdonasi, Allah melindungi kita semua dari wabah Corona.” Tuntasnya.

Update #2: BWA Galang Donasi Untuk Pengadaan APD yang Semakin Langka

Menghadapi wabah COVID-19 adalah sebuah pertarungan antara hidup dan mati. Para dokter dan perawat, serta petugas rumah sakit lainnya bertaruh nyawa agar pasien-pasien COVID-19 dapat sembuh dan kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga. Tidak jarang, kesembuhan pasien ditebus dengan pengorbanan luar biasa dari dokter dan perawat yang menanganinya. Saat bekerja, mereka melakukannya dengan penuh totalitas. Mengenyampingkan segala kepentingan pribadi. Mereka terpaksa berjauhan dari keluarga, tidak bisa pulang ke rumah seperti biasa, bahkan untuk beristirahat sejenak sekadar minum menghilangkan dahaga pun tak dapat dilakukan dengan leluasa.

Yang paling fatal, setiap saat Virus Corona dapat berpindah ke tubuh para tenaga kesehatan. Setelah pasien sembuh, merekalah yang jatuh sakit. Faktor kelelahan karena tak putus-putus bekerja selama berjam-jam dengan istirahat yang kurang, membuat pertahanan tubuh ambruk tidak kuat melawan ganasnya virus. Akhirnya, merekalah yang lebih dahulu berpulang kepada Sang Khaliq. Hingga saat ini sudah puluhan tenaga kesehatan di Indonesia wafat dalam menjalankan tugas kemanusiaan melawan COVID-19.

Salah satu penyebab tenaga kesehatan mudah tertular COVID-19 adalah karena mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang seadanya, yang tidak memenuhi standar medis yang ditetapkan lantaran APD ideal tidak tersedia. APD sekarang sudah menjadi barang langka. Dimana-mana tidak ada. Bahkan sebuah masker pun sulit didapatkan.

Kondisi yang memprihatinkan ini mendorong Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) membuka donasi untuk membiayai pengadaan APD yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Penggalanaan donasi tahap awal sudah berlangsung. Dana yang terkumpul telah dialokasikan untuk pembuatan APD dengan kualitas bahan yang bagus. APD dari BWA ini dapat dicuci sehingga bisa dipakai ulang.

(Bantuan diterima langsung oleh dr. Sarimurni)

(Bantuan diterima langsung oleh Perwakilan RS Fatmawati)

Pada hari Selasa siang, 7 April 2020, BWA menyerahkan sebanyak 35 set bantuan APD serta multivitamin kepada Rumah Sakit Fatmawati. Paket APD terdiri dari pakaian hazmat, kaca mata, dan masker standar medis. Bantuan ini diterima langsung oleh dr. Sarimurni sebagai perwakilan dari RS Fatmawati. Tak terkira gembiranya dr. Sarimurni mendapatkan APD dari BWA yang dapat dicuci. Ini sangat membantu mengatasi kelangkaan APD. "Alhamdulillah kami akhirnya bisa mendapatkan hazmat dari bahan yang bisa dicuci, sehingga mampu meminimalisir kelangkaan APD," kata dr. Sarimurni.  

Pada hari yang sama, selepas dari RS Fatmawati, Tim BWA langsung bertolak ke arah selatan untuk menyerahkan bantuan 35 paket APD dan multivitamin kepada RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor. Dalam beberapa hari ke depan, BWA akan meneruskan penyerahan bantuan tahap awal APD kepada rumah sakit-rumah sakit di daerah Jabodetabek.

(Penyerahan Bantuan di RSUD Ciawi)

(Penyerahan Bantuan Paket APD dan Multivitamin di RSUD Ciawi)

(Paket APD BWA di RSUD Ciawi)

(Paket APD BWA telah Diterima RSUD Ciawi)

Selama wabah COVID-19 masih merebak, kebutuhan terhadap APD akan terus tinggi. BWA akan berupaya pula men-support pengadaan APD. Untuk itu BWA dan mengajak para donator untuk bersama-sama berpartisipasi menggalang dana untuk melindungi para tenaga kesehatan kita yang berada di garda depan melawan COVID-19. Semoga wabah COVID-19 ini segera berlalu, kedamaian dan ketenteraman kembali menyelimuti negeri Indonesia. Teriring doa pula untuk para wakif, semoga Allah Subhanahu wata’ala melimpahkan rahmat dan karuniaNya serta membalasi dengan kebaikan berlipat ganda.

Update #1: Kuatkan Indonesia Lawan Covid-19, BWA Semprot Disinfektan Ke Dua Rumah Ibadah Sekitar Tebet

Sejatinya bersedekah dan berbagi tidak pernah dibatasi berapa jumlahnya dan siapa penerimanya. Namun, akan lebih baik jika bersedekah kepada orang-orang terdekat seperti kerabat dan tetangga. Sebagaimana arti hadits berikut ini:

Bersedekah kepada orang miskin pahalanya satu, yaitu pahala sedekah. Jika bersedekah kepada kerabat, mendapat dua kebaikan yakni pahala sedekah dan silaturahim. (HR. Ahmad).

Hari ini, 26 Maret 2020, BWA melakukan penyemprotan disinfektan ke dua rumah ibadah di sekitar kantor BWA, yakni Masjid Ar-Rahman di Jalan Tebet Timur Dalam Dalam I No. 6 dan Musholla An Nur Tebet Utara dalam.

(Pengadaan Hand Sanitizer di Setiap Pintu Masuk Masjid)

(Pengadaan Hand Sanitizer di Setiap Pintu Masuk Masjid)

(Penyemprotan di Masjid Jami' Ar-Rahmah, Tebet)

(Penyemprotan Disinfektan di Masjid Jami' Ar-Rahmah, Tebet)

Diharapkan penyemprotan disinfektan tersebut dapat mengurangi penyebaran virus Covid-19 sekaligus memberikan rasa aman kepada para pengurus masjid. Tak hanya penyemprotan disinfektan, BWA juga memberikan bantuan berupa pengadaan dispenser dan hand sanitizer sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar masjid atau orang yang masih beribadah di dalamnya  mampu menjaga dirinya kebersihan dan keselamatan dirinya sendiri, seperti komentar dari Pak Ahmad, ketua DKM Masjid Ar Rahmah Tebet semoga bantuan BWA ini dapat mengurangi penyebaran virus corona.

(Penyemprotan Disinfektan di Tempat Wudhu)

(Penyemprotan Disinfektan di Tempat Wudhu)

(Musholla An-Nur Menjadi Titik Kedua Penyemprotan Disinfektan BWA)

(Musholla An-Nur Menjadi Titik Kedua Penyemprotan Disinfektan BWA)

Untuk itu BWA mengajak masyarakat dan para wakif membantu pengadaan hand sanitizer dan masker kepada masyarakat. Mengingat langkanya hand sanitizer dan masker di pasaran dapat mengancam terhambatnya upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Klik www.bwa.id atau bisa berdonasi melalui WA di nomor https://wa.me/628111638855. Ketik MENU untuk panduan berdonasi.

Semoga langkah kecil kita semua dapat menguatkan masyarakat dan Indonesia dari ujian Covid-19.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 2.000.000.000



74%
Butuh Rp 519.995.402,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.