Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Water Action for People

Sulitnya Air Bersih di Pinggiran Jakarta

Air merupakan sumber kehidupan yang paling utama namun tahukah Anda bahwa di daerah pesisir Jakarta ternyata masih ada Desa yang kondisi masyarakatnya sangat kesulitan memiliki akses kebutuhan air bersih, tepatnya di Desa Lemo, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.

 

(Rencana Pengadaan Wakaf Sarana Air Bersih/Desalinasi Air Payau) 

Lokasi terdekat untuk menuju Desa lemo dapat di akses melalui Bandara Soekarno Hatta, dengan melewati gate "M1" (pintu belakang Bandara Soekarno Hatta), yang biasanya di akses bagi masyarakat Tangerang Kota untuk masuk ke Bandara.

Di Desa Lemo di kampung Gandasari ada sekitar 30 KK (Kepala Keluarga) menempati wilayah ini. Sebagian besar masyarakat di Desa Lemo bermatapencarian sebagai petani namun ada juga yang hidup dari beternak.

Melihat kondisi daerah yang cukup gersang dengan kondisi air yang payau, kami pun penasaran untuk melakukan pengecekan menggunakan Geolistrik, namun setelah di cek ternyata di daerah tersebut tidak memiliki sumber air bersih yang layak minum.

Sebagian besar kondisi ekonomi masyarakat sangat sulit di tambah dengan kondisi Airnya yang Payau banyak membuat masyarakat kesulitan dalam beraktifitas dan beribadah, terutama bagi kaum muslim sehingga di khawatirkan ini dapat memperlemah akidah kaum muslim di Desa tersebut.

Jika di hitung dari jumlah penduduk yang ada di kampung Gandasari Desa Lemo, maka paling tidak tiap orang membutuhkan sekitar 60 Liter air perhari untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap harinya.

Dari hasil survei, Dengan program Water Action for People (WAfP), BWA berencana mengadakan proyek wakaf sarana air bersih di Kampung Gandasari Desa Lemo. Adapun rencana sarana air bersih yang akan dibangun adalah sebagai berikut.

 

  1. Pengeboran
  2. Pengadaan mesin desalinasi air payau berkapasitas 10.000 Liter perhari
  3. Pengadaan Bak Penampung

 

Untuk itu kami mengajak kepada seluruh kaum Muslimin untuk membantu meringankan beban hidup warga dengan turut menyukseskan wakaf sarana air bersih ini. Wakaf Anda akan membawa kebaikan dan mengalirkan pahala seiring mengalirnya air di sini.[]

Nilai Wakaf yang Diperlukan

Rp 363.000.000,-  (Tiga Ratus Enam Puluh Tiga Juta Rupiah)

Partner Lapang

Weli Kurniawan

Sulitnya Air Bersih di Pinggiran Jakarta

Update #1: Pengalihan Dana Project WAfP Desa Lemo ke Project WAfP Muara Gembong

Pada hari rabu 3 Juli 2019, tim teknis BWA (Didik, Pak Yudi, Pak Heri) melakukan survei terkait urgensi kebutuhan air dan fiksasi pelaksanaan project wakaf sarana air bersih di Desa Lemo. Tepatnya di kampung Gandasari.

Tim BWA tiba di kantor Desa Lemo dan disambut oleh Sekretaris Desa yakni Bapak Dede, karena Kepala Desa sedang berhalangan tugas dinas di luar. Setelah berdialog cukup lama kami mendapatkan informasi bahwa Kampung Gandasari saat ini memang masih ada, namun informasi terupdate kampung tersebut akan digusur oleh proyek pengembangan wilayah sehingga seluruh penduduknya akan direlokasi dalam waktu yang tidak lama lagi dan pengerjaan proyek tersebut sudah mendekati sekitar 500 meter dari titik rencana project WAfP Desa Lemo.

Informasi yang juga didapatkan oleh tim BWA sebelumnya, bahwa untuk memenuhi kebutuhan air bersih, mayoritas warga kampung Gandasari membeli ke PDAM (di tiap dusun disediakan 1-2 titik) namun tidak sampai pada pipanisasi ke rumah-rumah, sehingga mereka membeli ke pengecer dengan biaya Rp 1.500 per galon. Di kampung lain di Desa Lemo selain Gandasari mayoritas juga sudah dialiri PDAM. Sehingga dikarenakan pertimbangan-pertimbangan tersebut, untuk Desa Lemo tidak bisa dilakukan project pembangunan aset wakaf sarana air bersih

Oleh karena itu sebagai bentuk tanggungjawab Badan Wakaf Al-Quran terhadap pelaksanaan project WAFP Desa Lemo yang nilai fundraisingnya saat ini telah mencapai Rp. 74.080.000, makan akan direlokasikan dana dari project tersebut ke project Wakaf Sarana Air Bersih WAFP Muara Gembong.

 

WAfP Muara Gembong

Di daerah Muara Gembong, tepatnya di Desa Pantai Bahagia. Masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Sumber mata air disana adalah jenis air payau. Dengan kondisi kualitas mata air itu, warga hanya bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan mencuci dan mandi, sementara untuk kebutuhan minum atau memasak warga harus membeli air ke penjual-penjual, yang tentunya memberatkan dan menambah pengeluaran sehari-hari mereka.

Dengan kondisi yang dialami warga Muara Gembong, Badan Wakaf Al Qur’an melalui program Water Action for People (WafP), bergerak bersama membantu agar saudara kita di Muara Gembong. Direncanakan proyek yang dikerjakan pada wakaf sarana air bersih ini adalah melakukan pembelian mesin desalinasi air payau dengan Teknologi Reverse Osmosis (RO), dimana air hasil mesin desalinasi tersebut adalah air tawar dan memiliki standar untuk bisa dikonsumsi.

Dengan Wakaf Sarana Air Bersih ini diharapkan mampu mengatasi kesulitan air bersih di Desa Pantai Bahagia, sekaligus sarana wakaf ini dapat diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kami mengajak para wakif untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dengan menginfakan sebagian hartanya untuk wakaf sarana air bersih ini. Semoga menjadi amal sholeh yang menyelamatkan kita di Akhirat. Aamiin

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.