Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Tak Kuat Menahan Nyeri di Dada, Izah pun Pingsan dan Koma

BWA-Sedekah Kesehatan. Zul Arizah (24 tahun) terpaksa harus masuk ruang ICU dan diberi alat bantu nafas karena kondisinya yang semakin kritis. Sebelumnya Mbak Izah, begitu ia sering dipanggil, pingsan di rumahnya karena tak tahan menahan nyeri di dada.

Setelah mengetahui istrinya pingsan, Sobirin (34 tahun) suami Izah kebingungan harus membawanya kemana, pasalnya pria pejual gas keliling itu tak mempunyai uang untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Izah juga tidak mempunyai kartu BPJS.

“Belum sempat mengurus kartu BPJS karena pembuatan kartu keluarga belum selesai,” ujar Warga Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Deni, salah satu keluarga pasien, meminta bantuan ke Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).  Setelah mendapat dana talangan, Izah pun diboyong ke rumah sakit di Cibitung. Semenjak dirawat 14 Agustus 2016 lalu, kini kondisinya sudah mulai membaik. Hasil pemeriksaan dokter sementara pasien terkenal paru-paru dan meningitis.

zul arizah

(Zul Arizah saat di ruang ICU)

Sebelum akhirnya dibawa ke RS, Izah memang tengah sakit. Namun hanya menggunakan pengobatan herbal saja. Mengingat jika harus ke rumah sakit memerlukan biaya yang cukup besar. Namun tubuh Izah tak kuat menahan ganasnya penyakit paru-paru yang cukup lama dideritanya itu, sampai puncaknya Izah pingsan dan akhirnya koma.

Sobirin beserta keluarga Izah yang lain terus berupaya mencari dana untuk menutupi biaya pengobatan yang dikatagorikan pribadi itu. Biaya yang dibutuhkan untuk perawatan Izah cukup besar, untuk 1 malam di ruang ICU saja tiga juta rupiah, belum termasuk biaya pemeriksaan dokter dan lainnya. Sobirin sangat berharap banyak kaum Mulimin yang perduli terhadap nasib istrinya yang sedang menjalani perawatan itu.

Disamping itu, Sobirin juga berusaha meminta bantuan ke beberapa lembaga lain. Namun usaha selalu gagal karena terkendala kartu keluarga yang tidak ada. Walau begitu, Sobirin dan keluarga yang lain masih terus mengupayakan menghubungi beberapa pihak terkait agar bisa meringankan beban keluarganya itu.

Untuk meringankan penderitaan keluarga Izah, melalui program Sedekah Kesehatan (SK), BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah. Sehingga Izah sehat kembali dan kita semua mendapatkan keringanan penderitaan di dunia dan akhirat.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Barangsiapa melapangkan seorang Mukmin dari salah satu kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkannya dari salah satu kesusahan di hari kiamat. Dan barangsiapa meringankan penderitan orang lain, maka Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan akhirat...” (HR. Bukhari dan Muslim).[]

Nilai Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp 71.428.000

Mitra Lapang:

Deni 

Tak Kuat Menahan Nyeri di Dada, Izah pun Pingsan dan Koma

Update # 1 Zul Arizah Tutup Usia

[ Cegahlah dirimu dari api neraka walau dengan sebiji kurma ]

BWA-Sedekah kesehatan. Setelah dua bulan menjalani rawat jalan, akhirnya Zul Arizah tutup usia. sebelumnya Izah dirawat 2 minggu di rumah sakit. Dokter memvonis Izah terserang virus yang menyebabkan meningitis.

Setelah di rawat 2 minggu sejak pertengahan Agustus, akhirnya pada awal Septermber Izah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit karena kondisi sudah mulai membaik. Bahkan, saat menjalani rawat jalan Izah sudah bisa beraktivitas kecil di rumahnya di Bekasi.

Namun Allah SWT lebih sayang kepada dirinya. Pertengahan November Izah menghembuskan nafas terakhir. Pihak keluarga memohon maaf jika selama hidupnya Izah mempunyai salah. Mereka juga berterima kasih atas segala perhatian dan bantuan dari para donatur. semoga Allah SWT membalas dengan pahala berlimpah.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.