Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Tak Mau Putus Sekolah, Gadis Yatim Piatu Ini Berjualan Kerupuk Rampa

Walaupun yatim sejak kecil dan piatu sejak dua tahun lalu, tidak membuat Erna Wahyu Setyaningsing (16 tahun) patah semangat dalam menjalani hidup. Bahkan putri dari pasangan almarhum Abdul Rachmin dan almarhumah Ratijah bercita-cita ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Baginya, pendidikan merupakan gerbang menuju masa depan yang lebih baik. “Saya ingin menunjukan bakti saya kepada almarhum kedua orang tua dengan belajar yang sungguh-sungguh agar kelak menjadi orang sukses,” ungkapnya.

erna

(Foto Erna)

Demi dapat melanjutkan sekolah Erna pun harus membantu membuat dan berjualan kerupuk rampa usaha bibinda Suparmi di Dusun Bungas, Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.  Sedangkan proses pengeringan kerupuk rampa tersebut masih menggunakan sinar matahari barulah bisa digoreng dan dijual ke warung-warung. “Meski untung yang didapat sedikit namun kita tetap syukuri,” ungkap Erna.

Untung saja Erna dapat sekolah negeri sehingga beban biaya sekolah tidak sebesar swasta, kendati demikian tetap saja bagi Erna dan keluarga Suparmi biaya sekolah  tersebut masih sangat sulit dibayarkan hingga menunggak. “Meminta bantuan kepada saudara pun tidak mungkin karena kondisi ekonomi mereka tak jauh berbeda,” ungkap Erna.

Walhasil, remaja yang kini duduk di kelas 10 IPS 2 SMA Negeri Gabus tersebut kebingungan untuk membayar tunggakan uang gedung, uang komite dan uang seragam. Maklumlah penghasilan bibinda Suparmi sebagai pembuat dan penjual kerupuk rampa sangat minim.

Untuk mengurangi beban warga Dusun Bungkus Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tersebut dan juga 79 adik asuh lainnya, melalui program IB, BWA mengajak kaum Muslimin berdonasi.

Untuk mengurangi beban keluarga besar Erna, melalui program Indonesia Belajar (IB), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi. Sehingga Erna dapat menggapai cita-citanya dan kita semua mendapat pahala dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp 10.543.000,- (Tunggakan SPP setahun 12@120.000, uang gedung 2.000.000, seragam sekolah 1.250.000, SPP setahun kedepan 12@120.000 )

Mitra Lapang:

Weli Kurniawan

Tak Mau Putus Sekolah, Gadis Yatim Piatu Ini Berjualan Kerupuk Rampa

Update #1 Erna wahyu gadis yatim piatu penjual kerupuk Rampa ini tak khawatir lagi untuk melanjutkan sekolahnya

“Semoga Allah mengganti sedekah yang telah Bapak Ibu tunaikan dan Semoga Allah menjadikannya sebagai penyuci jiwa dan harta Bapak Ibu sekeluarga,” ujar Erna gadis yatim Piatu, Saat menerima bantuan dari kaum muslimin yang disalurkan melalui program Indonesia Belajar (IB) Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Rabu (03/05/2017).

“Seorang diri menempa mental kemandirian dengan berjualan kerupuk rampa harapan Erna wahyu agar bisa menjadi orang sukses dan dapat membantu banyak orang di kemudian hari, itulah harapan saya” ujar Erna wahyu.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 10.543.000

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.