Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Terkena Tumor Pembuluh Darah, Ariel Berobat Jalan Hingga 5 Tahun ke Depan

 

Usianya padahal baru 2,5 tahun namun Ariel Raffa Nizama sudah harus rutin menjalani perawatan di RSCM. Terlahir prematur pada 24 Februari 2017 dengan berat 1.500 gram dan panjang 46 cm, bayi mungil itu harus menjalani hari pertamanya hidup di dalam inkubator dengan memakai alat bantu pernafasan dari oksigen berat ke ringan. Satu bulan lamanya Ariel menjalani hidup bersama jarum dan alat bantu pernafasan di dalam ruang NICU.

Resume medis dari pihak rumah sakit menyatakan hasil diagnosisnya bahwa Ariel mengidap penyakit hamangioma (tumor pembuluh darah), sehingga anaknya Yance Yeyen (39 tahun) tersebut harus menjalani rawat jalan yang diprediksikan berjalan hingga lima tahun ke depan.

Diprediksikan pula, yang harus dijalani Ariel dari satu bulan awal kehidupannya dalam inkubator NICU bersama perlengkapan medis tersebut belum seberapa dengan proses berikutnya yang wajib dijalaninya.

Pada usia kedelapan bulan setelah check-up tumbuh kembang, hasil rontgen bungsu dari tiga bersaudara tersebut menunjukan terdapat cairan pada testis kanan (hidrokel kanan), hingga Ariel harus menjali operasi oleh dokter spesialis. Alhamdulillah operasi Ariel berhasil dilakukan.

Terhitung dua bulan dari operasi hidrokel kanan tepatnya pada Maret 2018 lalu, Ariel terserang diare dan infeksi paru-paru. Kembali orang tua Ariel membawanya ke rumah sakit agar mendapat penanganan yang lebih baik. Ariel harus diinfus dan diuap setiap 3 kali sehari selama delapan hari perawatan. Pihak rumah sakit juga mewajibkan orang tua Ariel membeli alat uap sendiri di rumah untuk berjaga-jaga bila infeksi paru-paru Ariel kambuh secara tiba-tiba.

Akan tetapi kedua orang tua Ariel sangat kebingungan karena cukup banyak obat-obatan yang tidak dicakup BPJS berupa obat tumor, susu formula takaran (120 ml) yang biasanya Ariel menghabiskan sebayak dua kaleng susu dalam seminggu dan beban terbesar adalah biaya untuk memberikan imunisasi/vaksin.

Setiap 3 sampai 4 kali dalam sepekan, Ariel harus menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Ibunya yang menenemani terkadang harus menaiki ojek online untuk ke kerumah sakit, dan terkadang ibunya terpaksa berjalan kaki karena tidak ada uang untuk membayar jasa ojek.

Untuk mempermudah pengobatan, Ariel dan ibunya indekos dekat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Sang ayah, Januar Fatsah (43 tahun), saat ini bekerja sebagai penjaga kamar indekos di Menteng, Jakarta Pusat. Dengan penghasilan yang sangat minim bahkan bisa dibilang jauh dari upah UMR Jakarta tentu sangat kebingungan untuk menutupi biaya akomodasi dan pengobatan Ariel yang tidak dicakup BPJS.

Untuk mengurangi beban keluarga Ariel, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah Kesehatan (SK), sehingga bisa menutupi biaya akomodasi dan pengobatan yang tidak dicakup BPJS. Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp. 80.000.000,-

Partner Lapang

Wahyu

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 80.000.000



4.12%
butuh Rp. 76.705.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.