Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Al-Qur'an & Pembinaan

Tiga Tahun Berdakwah, Kini Warga Jetis-pun Bukit Manoreh Rajin Shalat Berjamaah

[Tidak sempurna keimanan seorang dari kalian, hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai untuk dirinya sendiri]

BWA - Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan. Kini Ustadz Nurrohman (31 tahun) merasa senang dapat memimpin shalat zhuhur dan ashar berjamaah di Masjid Jami Dusun Jetis. Dan yang lebih membanggakan, warga Jetis Desa Pendoworejo Kecamatan Giri Mulyo, Kabupaten Kulon Progo, DIY tersebut akan tetap shalat berjamaah meskipun dirinya tidak sedang berada di dusun tersebut.

Padahal pada awal 2013, ketika dirinya mulai berdomisili di sana, tidak ada shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah di masjid dan shalat lima waktu pun tidak sedikit yang bolong-bolong. Namun dengan penuh kesabaran, Nurrohman memberikan pemahaman.

“Alhamdulillah perkembangan masyarakat sangat bagus, seiring dengan kesadaran mereka untuk belajar Islam di masjid. Dan remaja pun melaksanakan shalat 5 waktu. Dzuhur dan Ashar yang sebelumnya tidak ada jamaah kini selalu ada, ” ujar sarjana lulusan Bahasa Arab dan Studi Islam Ma’had Abu Bakar Assidiq Solo pada 2009.

Dakwahnya di Jetis dimulai dengan mengadakan kelas Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) untuk anak-anak dan remaja di masjid, menjadi imam dan khatib shalat Jum’at serta mengisi pengajian ke-Islam-an bapak-bapak maupun ibu-ibu. Seiring dengan pemahaman Islam yang semakin meningkat, kepercayaan terhadap mitos-mitos dan klenik pun memudar. Dan tentu saja kebutuhan mereka akan tersedianya Al-Qur’an juga meningkat.

“Kami sangat membutuhkan Al-Qur’an dan Iqro’ terutama Al-Qur’an terjemah, agar bisa dibaca dan dipelajari artinya secara langsung. Apalagi untuk warga Dukuh Kali Ngiwo dan Dukuh Ngluwih yang sedang semangat mengkaji Al-Qur’an,” ujar Nurrohman.

Untuk mendukung perkembangan dakwah di lereng bukit Manoreh tersebut, melalui Program Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan (WAP), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) menggalang dukungan dari kaum Muslimin untuk berwakaf 1500 eksemplar Al-Qur’an. Proyek ini ditargetkan terlaksana pada September 2016. Pastikan pahala mengalir terus kepada Anda seiring dibacanya tiap huruf Al-Qur’an oleh warga bukit Manoreh.

Donasi yang Diperlukan       : Rp 150.000.000 (1500 Eksemplar Al-Qur’an).

Mitra lapang                          : Ustadz Nurrohman

Tiga Tahun Berdakwah, Kini Warga Jetis-pun Bukit Manoreh Rajin Shalat Berjamaah

Semangat Dakwah Nur Rohman Bertambah, Setelah Al-Qur'an Didistribusikan Kepada Jamaah

BWA - Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan. Raut ceria nampak di wajah Sulastri, salah seorang orang tua santri dari 80 santri yang rutin belajar Al-Qur’an setiap malam Kamis di Darul Arifin, Dusun Tegalsari, Desa Purwosari, RT 07 Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, DIY. 

WAP - Kulon Progo

WAP - Kulon Progo

Sulastri, salah seorang orang tua santri dari 80 santri yang rutin belajar Al-Qur’an setiap malam Kamis di Darul Arifin, Dusun Tegalsari, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

“Alhamdulillah, saya sangat senang sekali dengan adanya distribusi wakaf Al-Qur’an ini, karena kami sangat memerlukan untuk pengajian Al-Qur’an setiap malam Kamis,” ungkapnya Kamis (01/09/2016) saat menyaksikan serah terima 20 mushaf Al-Qur’an wakaf di masjid tersebut.  

Jamaah Masjid Darul Arifin merupakan binaan Ustadz Nur Rohman, da’i dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF). 

Termasuk ke masjid tersebut, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) berkeliling ke kantong masa mendistribusikan 200 Al-Qur’an kepada jamaah berbagai masjid binaan AMCF di Kulon Progo.

 Tahun 2016 ini merupakan tahun ketiga da’i muda asal Solo mengisi pengajian masyarakat di berbagai masjid di Bukit Menoreh khususnya di kecamatan Girimulyo dan kecamatan Jetis.  

Permintaan mengisi pengajian dan mengajar Al-Qur’an semakin banyak di berbagai desa di dua kecamatan tersebut. Pengajian dan pengajaran Al-Qur’an yang Nur Rohman lakukan merupakan sebagian usaha membendung  kristenisasi di Kulon Progo.

Namun sarana transportasi dan Al-Qur’an menjadi masalah serius bagi dakwah di daerah yang minim fasilitas tersebut. Pada akhir Agustus 2016 kendala transportasi menuju lokasi binaan teratasi saat BWA menyalurkan satu unit sepeda motor wakaf dari kaum Muslimin.

Dan awal September ini distribusi Al-Qur’an wakaf menambah semangat Nur Rohman dalam berdakwah. Dan tentu saja wakaf Al-Qur’an yang dipakai untuk belajar Islam akan selalu mengalirkan pahala yang berlimpah kepada para wakif. Aamiin.[]

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.