Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Tubuh Si Kecil Hafidz Membiru Dan Koma Di Ruang NICU

Tubuh Si Kecil Hafidz Membiru, Kini Koma Di Ruang NICU

[Cegahlah dirimu dari api neraka walau dengan sebiji kurma]

Deny Ari Yanto (36 tahun) menatap nanar putra tercinta Hafidz Taufiqurrohman (1 bulan) yang terbaring koma di ruang perawatan khusus bayi, NICU, di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Cibubur.

hafidz

(Bayi Hafidz Dirawat di Ruang NICU)

“Dari sejak kehamilan 5 bulan memang sudah mengalami kontraksi dan ibunya sempat dirawat di RS Hermina. Hingga tanggal 7 Oktober, ibunya sudah tidak tahan lagi, hingga harus melahirkan di bidan terdekat dengan keadaan prematur,” ungkap warga Jalan Mandar, Kecamatan Jati Sampurna, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

33 minggu berada di rahim istri tersayang Neneng Farida (37 tahun), Hafidz lahir dengan berat badan 2,4 kilogram dan tinggi 47centimeter. Namun, dua hari setelah kelahiran, Hafidz mengalami dehidrasi karena diare yang akhirnya dilarikan ke RS Jati Sampurna (9/10).

Dua hari kemudian Hafidz batuk-batuk dan susah bernafas. Setiap batuk, dari wajah hingga kaki biru semua. Akhirnya, Deny memboyongnya ke salah satu rumah sakit dengan harapan dapat penanganan medis (11/10).

“Tapi ternyata tidak diapa-apakan bahkan obat pun kami harus beli di apotik Kranggan sesuai resep dokter  di rumah sakit tersebut,” kata Deny.

Ketika Hafidz minum obat sesuai resep dokter dimaksud, batuknya malah semakin parah. Sehingga Deny pun tak berani meminumkan lagi obat tersebut.

“Dan Senin 7 November, Hafidz sudah tidak merespon saat digerak-gerakan,” ungkap Deny sedih.

Pagi itu juga, Deny dan Neneng segera membawa Hafidz ke Klinik Erni. “Dokter bilang harus detik ini juga dibawa ke RS terdekat kami awalnya membawa anak kami ke RS Jati Sampurna karena biayanya terjangkau tapi setelah dapat pertolongan medis sementara, dokter menyarankan untuk cari RS yang ada ruang NICU-nya,” beber Deny. Lalu dokter merujuk ke RS Mitra Keluarga, Cibubur.

“Tapi kami tidak ada biayany Dok”, ujar Denny, “Ok boleh di tempat lain tapi  yang terdekat karena Hafidz sudah dalam kondisi koma” jawab dokter. Mau tidak mau akhirnya kami larikan ke RS Mitra Keluarga Cibubur, diaknosa sementara infeksi paru-paru dan pembengkakan jantung,” jelasnya.

Deny Ari Yanto menatap nanar bayi yang menurut dokter bisa seminggu sampai sepuluh hari dirawat di ruang NICU. Bukan hanya mengkhawatirkan keselamatan jiwanya tetapi juga binggung untuk menutupi biaya pengobatannya. Maklumlah, wirausahawan ini penghasilannya tidak tentu, rata-rat 1,5 hingga 2 juta rupiah per bulan. Sedangkan biaya kamar dan alat2 perhari Rp 2 juta 950 ribu. Itu semua belum termasuk biaya obat dan lainnya.

Untuk mengurangi beban Deny, melalui program Sedekah Kesehatan (SK) Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah. Sehingga biaya pengobatan Hafidz tertutupi kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp 42.800.000,- (perkiraan sementara untuk biaya NICU, obat-obatan dan akomodasi)

Mitra Lapang:

Heri BK

Tubuh Si Kecil Hafidz Membiru Dan Koma Di Ruang NICU

Update # 1 Bayi Hafidz Tetap Harus Kontrol ke Dokter

Update # 1 Bayi Hafidz Tetap Harus Kontrol ke Dokter

BWA-Sedekah Kesehatan. Sempat gagal nafas sampai tubuhnya membiru, bayi Hafidz kini membaik. Dokter telah mengizinkannya pulang setelah hampir 2 pekan di ruang NICU. Penyebab gagal nafas karena ada penyumbatan dahak yang terlalu lama menumpuk. Akibat gagal nafas inilah bayi Hafidz sempat mengalami koma.

hafidz

Walau telah diizinkan pulang, dokter meminta bayi Hafidz tetap kontrol rutin agar kondisinya semakin membaik. Hafidz masih membutuhkan uluran kita, agar bisa sembuh dan bermain seperti sedia kala.

BWA mengajak kaum Muslimin untuk membantu meringankan beban keluarga Hafidz dengan membantu biaya berobat yang belum dillunasi. Semoga donasi kita Allah balas dengan pahala berlipat dan menjadi penghalan dari api neraka kelak. 

hafidz

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.