Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Tukang Service Keliling ini Bingung, Biaya Berobat Anaknya yang Jantungnya hanya Berfungsi 40%

Tukang Service Keliling ini Bingung, Biaya Berobat Anaknya yang Jantungnya hanya Berfungsi 40%

Sejak usia 7 hari, Fathan Hady Syahputra (10 tahun) telah divonis dokter memiliki penyakit jantung bawaan. Kala itu tubuh Fathan sempat membiru dan tak bisa mengisap ASI. Kedua orang tuanya segera membawa Fathan menjalani pemeriksaan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Dokter menyimpulkan ada kebocoran dan kelainan jantung. Struktur jantung sebelah kiri jaringan lebih besar dan sebelah kanan kecil, membuat denyut menjadi kencang dan terkadang menjadi lambat, dapat dikatakan sulit terkontrol.

(Fathan Idap Kelainan Jantung)

(Fathan Idap Kelainan Jantung)

Kedua orang tua Fathan tidak percaya dengan kesimpulan dokter tersebut. Kemudian mereka berdua berinisiatif membawa Fathan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.

Setelah menjalani pemeriksaan dan dokternya pun memberikan kesimpulan yang sama barulah kedua orang tua yakin memang benar Fathan menderita kebocoran dan kelainan jantung. Pihak rumah sakit segera merujuk Fathan agar menjalani perawatan yang lebih intensif lagi di RSCM Jakarta.

Kini Fathan memasuki usia sepuluh tahun, selama itu pula Fathan terapi obat dan kedua orang tua Fathan rutin membawa Fathan untuk kontrol dan menjalani perawatan rutin di RSCM.

Pada awal November 2021 Fathan mulai menjalani operasi pemasangan alat CRT-Pasing. Pasca-operasi pemasangan alat, Fathan harus terapi obat, obat yang harus ia konsumsi ada enam jenis dan harus dikonsumsi seumur hidup agar kondisi jantung Fathan tetap stabil.

(Alat untuk Membantu Fungsi Jantung Fathan)

(Alat untuk Membantu Fungsi Jantung Fathan)

Kondisi jantung yang tidak stabil, membuat Fathan tidak bisa beraktivitas sebagaimana anak-anak seusianya, Fathan cepat sekali lelah bahkan sampai pingsan. Meski alat bantu pada jantung telah digunakan, tetap saja fungsi jantung Fathan belum dapat dikatan normal.

“Fungsi jantung Fathan masih 40% meski dibantu dengan alat,” ujar Rudiyanto (47 tahun), ayahnya Fathan, yang tim BWA temui di kediamannya di Desa Jomboran, Kecamatan. Klaten Tengah, Jawa Tengah.

“Seharusnya kondisi jantung seperti Fathan biasa diderita oleh manula, karena fungsi jantung yang sudah melemah,” sambung sang Ayah.

(Ayah Fathan Hanya Bekerja sebagai Tukang Servis Elektronik)

(Ayah Fathan Hanya Bekerja sebagai Tukang Servis Elektronik)

Kini kedua orang tua Fathan, masih kebingungan untuk memenuhi kebutuhan putranya. Sang Ayah berpenghasilan rendah karena hanya bekerja sebagai jasa service elektronik keliling, tentu hasil yang diperoleh tidaklah seberapa. Biaya terbesar Fathan lebih kepada pembelian obat-obatan yang belum tercakup BPJS, susu khusus medis dan biaya transportasi ke rumah sakit.

Untuk mengurangi beban keluarga Rudiyanto, BWA (Badan Wakaf Al-Qur’an) mengajak kaum Muslim bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga akomodasi dan biaya kebutuhan pengobatan Fathan yang tak tercakup BPJS dapat dipenuhi.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.79846.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#BWA #InovasiWakaf #SK #SedekahKemanusiaan #Sedekah

 

Tukang Service Keliling ini Bingung, Biaya Berobat Anaknya yang Jantungnya hanya Berfungsi 40%

Update #1: Kondisi Fathan Bisa Stabil dan Panjang Umur, itu Keinginan Terbesar Kami

Kelainan Jantung yang diderita Fathan (10 tahun) membuatnya sering mendapat serangan jantung, dalam sehari Fathan bisa berkali-kali mendapat serangan jantung. Serangan jantung yang dialami fathan bisa saja terjadi tanpa ada pemicu, hal ini dikarenakan bentuk jantung yang diserita Fathan ada kelainan. Jika mendapat serangan sang Ibu segera memberikan Fathan obat untuk mengurangi intensitas serangan.

Kebutuhan akan oksigen tambahan sangat diperlukan Fathan, di rumah orang tua Fathan telah menyiapkan dua tabung oksigen berkapasitas 1.500 liter untuk berjaga-jaga jika putra mereka membutuhkan tambahan oksigen.

(Kondisi Fathan Terkini)

(Kondisi Fathan Terkini)

Sang ayah yang kerja serabutan, dan akhir-akhir ini sering sakit-sakitan cukup kesulitan untuk mencarikan biaya agar putra mereka tidak terputus melanjutkan pengobatan dan perawatan untuk Fathan.

“Keadaan sedang seperti ini, Bapaknya tiba-tiba sakit, sementara kebutuhan obat-obatan Fathan harus ada setiap harinya,” tutur sang Ibu.

Jika sang ayah tidak dapat bekerja, sang Ibu terpaksa mencari pinjaman kepada keluarga dan sanak saudara. “Kami berkeinginaN agar kondisi Fathan bisa stabil, panjang umur, itu keinginan terbesar kami,” sambung Sang Ibu.

Mendapati kondisi yang dialami keluarga fathan BWA (Badan Wakaf Al-Qur’an) kembali mengajak kaum Muslim bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) agar biaya kebutuhan pengobatan Fathan dapat dipenuhi.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.