Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Wakaf Al-Qur’an untuk Pedalaman Kalimantan Barat

Wakaf Al-Qur’an untuk Pedalaman Kalimantan Barat

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang sangat luas, total luas wilayahnya 147.307,00 km persegi, sekitar 7,53% luas Indonesia. Sebanyak 3.287.346 atau sekitar 60,07% penduduknya memeluk agama Islam.

Pada tanggal 6 Maret 2021 team BWA melakukan survey ke Kabupaten Kapuas Hulu. Kabupaten Kapuas Hulu ini berjarak kurang lebih 579,7 KM dari Kota Pontianak, disana kami bersama partner lapangan kami yaitu Ustadz Indra. Untuk bisa sampai di beberapa perkampungan yang ada di pedalaman Kapuas Hulu, tim BWA  harus menggunakan perahu, karena tidak bisa ditempuh melalui jalur darat. Selain perkampungan yang ada di pesisir sungai Kapuas Hulu, team BWA juga mendatangi para mualaf yang ada di perkampungan suku Dayak. 

(Team BWA menempuh perjalanan melalui sungai)

Setelah selesai naik perahu  tim BWA menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 2 jam perjalanan, dengan kondisi jalan yang rusak akhirnya team BWA sampai di dusun Repun, tepatnya di Masjid Assakinah. Dusun Repun merupakan salah satu dusun pedalaman yang ada di Desa Pinang Laka, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Sampai lokasi tim BWA disambut oleh Pak Riko dan juga para jama’ah masjid. Bapak Riko selaku kepala Dusun Repun banyak bercerita mengenai kesulitan yang dihadapi masyarakat di dusunnya. “Jangan seperti orang tua kita dahulu, dibilanglah kita buka ingin mengejek orang tua kita dahulu, banyak yang tidak bisa mengaji, bahkan agama saja tidak mengenal,” ucap Bapak Riko, selaku kepala Dusun.

Lokasi dusun Repun yang jauh dari ibu kota kabupaten tentu membuat masyarakatnya mengalami  kesulitan untuk mendapatkan Al-Qur’an, jarak tempuh yang jauh tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sedangkan pendapatan masyarakat di dusun Repun ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup untuk umat muslim, maka sewajarnya jika setiap muslim itu memiliki Al-Qur’an, atau minimalnya satu KK muslim memiliki satu mushaf Al-Qur’an. Hal ini disampaikan oleh Bapak Drs. Bahtiar selaku sekda Kabupaten Kapuas Hulu yang team BWA temui dilain kesempatan, beliau juga menyampaikan, “Semoga dengan bantuan Al-Qur’an ini yang nantinya akan kita bagikan ke setiap KK muslim di Kabupaten Kapuas Hulu, tapi yang terpenting bukan hanya setiap KK yang menerima tapi agar Al-Qur’an ini dipelajari, diamalkan, dan dijadikan sebagai pedoman hidup semua umat muslim”. 

Selain mendatangi dusun Repun, pada tanggal 8 Maret 2021 team BWA juga mendatangi salah satu perkampungan suku Dayak, yang di kampung itu terdapat beberapa kepala keluarga muslim tepatnya di Dusun Landau Desa Belikai Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. Kami mampir ke salah satu masjid yang ada disana, yaitu Masjid Jabal Nur. “Alhamdulillah umat muslim disini, walaupun kami minoritas tetapi tidak menyurutkan semangat kami untuk memperdalam agama Islam, adanya masjid ini pun karena semangat kaum muslim yang ada dusun Landau ini, mereka sangat ingin melaksanakan sholat berjamaah,” ujar Ustad Hardi, selaku imam Masjid Jabal Nur.

Muslim yang ada di dusun Landau ini mayoritas adalah mualaf totalnya kurang lebih ada 100 muslim untuk itu keberadaan masjid Jabal Nur ini sangat penting karena selain menjadi tempat solat berjamaah, tapi juga sebagai pusat kajian dan pembinaan bagi muslim yang ada di dusun Landau. Semangat belajar umat muslim yang ada di dusun Landau ini  sangat luar biasa, walaupun mayoritas disana adalah mualaf, tapi sudah banyak masyarakat muslimnya yang bisa membaca Al-Qur’an.

Dengan adanya Program Wakaf Al Qur’an dan Pembinaan (WAP) ini, kita dapat membantu saudara-saudara muslim kita yang ada di perkampungan suku Dayak untuk terus semangat memperdalam agama Islam dan juga dengan keberadaan Al-Qur’an wakaf ini tentu saja membantu ustadz Hardi dan ustadz-ustadz setempat agar bisa mengajarkan baca Al-Qur’an bagi masyarakat muslim disana yang belum bisa membaca Al-Qur’an, karena selama ini beliau terkendala dengan ketersediaan Al-Qur’an.

Untuk itu BWA mengajak kepada seluruh umat muslim di Indonesia agar mau menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu ketersediaan Al-Qur’an untuk saudara-saudara muslim kita yang ada di pelosok Kalimantan Barat. Oleh karena itu mari berwakaf di BWA untuk membantu saudara-saudara muslim kita di pelosok Kalimantan Barat.

 

Nilai Wakaf yang Diperlukan:

Rp.10.000.000.000 (100.000 Eksemplar Al-Qur'an @Rp 100.000)

Partner Lapangan:

Ustadz Robby

 

#BWA #WAP #WAPKalimantanBarat

Wakaf Al-Qur’an untuk Pedalaman Kalimantan Barat

Update #1: Distribusi 20.000 Al-Qur’an Wakaf untuk Kalimantan Barat

Selasa 17 Agustus 2021, tim BWA memulai distribusi #1 untuk masyakat di Kalimantan Barat. Tim berangkat dari Pontianak sekitar ba'da Dzuhur dan setelah menempuh lebih dari tiga jam perjalanan darat, tim pun sampai di lokasi tujuan pertama. Sebanyak 20.000 Al-Qur’an wakaf didistribusikan kali ini untuk beberapa kabupaten yang berada di Kalimantan Barat. Titik distribusi yang kami utamakan adalah masjid, TPQ, rumah tahfizh, pondok pesantren, majlis taklim dan secara umum untuk kaum muslim yang memang membutuhkan di Kabupaten Landak.

Masjid Al Mujahadah yang berlokasi di Desa Tebedak, Kec. Ngabang, Kab. Landak, Kalimantan Barat adalah masjid yang pertama kami distribusikan Al-Qur’an wakaf. Masjid tersebut selain dipergunakan sebagai sebagai tempat sholat lima waktu juga digunakan untuk TPA, majlis taklim bapak-bapak dan ibu-ibu mualaf dari suku dayak dan juga remaja di lingkungan sekitar. Alhamdulillah kami dapat bertemu langsung dengan Ustadz Sugeng Iwanudin, beliau adalah seorang da'i kelahiran Tegal, Jawa Tengah yang memang ditugaskan untuk membina kaum muslim dan mualaf yang berada dipedalaman Kalimantan Barat sejak tahun 2010, dan baru 2 tahun berada di Desa Tebedak.

(Ustadz Sugeng)

(Ustadz Sugeng Iwanudin)

Alhamdulillah Ustadz Sugeng menerima kami dengan senang hati dan antusias. "Alhamdulillah dengan adanya bantuan Al-Qur’an ini dari kawan-kawan bisa membantu program dakwah kami, Al quran yang kita sebarkan Insyaa Allah bermanfaat bagi teman-teman yang berada dipedalaman, terutama mualaf-mualaf yang tidak mampu,” terang beliau.

"Dengan bantuan Al-Qur’an ini juga menambah semangat kawan-kawan yang tadinya mereka kesulitan mendapatkan meskipun di kota. Selain di sini, kami mengajar juga di pedalaman di Desa Ambarang, disitu ada sekitar 31 KK, disitu belum ada masjid, belum ada surau, jadi kami sholat biasa berjamaah di rumah, sehabis sholat kemudian kami lanjutkan membaca Al-Qur’an,” lanjut Ustadz Sugeng.

(Wakaf Al-Qur'an untuk Kalimantan Barat)

(Wakaf Al-Qur'an untuk Kalimantan Barat)

Diakhir pertemuan Ustadz Sugeng mengucapkan banyak terimakasih kepada para wakif dan BWA. "Terimakasih kepada Badan Wakaf Al-Qur’an, kepada para wakif, InsyaAllah Al-Qur’an yang diamanahkan kepada kami akan kami manfaatkan, akan kami gunakan, Insyaa Allah bermanfaat dunia dan akhirat. Mudah-mudahan bagi yang menitipkan, yang berwakaf, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan pahala yang berlipat ganda dan menjadikan shadaqoh jariah," tutup beliau.

Aamiin ya rabbal ‘alaamiin

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis