Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Khusus Dakwah

Wakaf Pembebasan Lahan, Untuk Pembangunan Sekolah

Merajut Asa Untuk Masa Depan Gemilang

Suasana ruang tengah Sekolah Mafatih.

BWA - Wakaf Khusus. Kami memilih sekolah di Mafatih, karena keunikannya. Harapan kami semaikan sepanjang waktu dengan iringan doa dan usaha terbaik. Aktivitas harian yang mengesankan dan menyenangkan karena kami tak semata berupaya mengejar nilai akademik, tetapi karena hati dan pikiran kami terpaut erat dengan Allah Ta'ala.

Setiap hari kami belajar selama 4 Jam pelajaran membaca al-Quran agar sesuai dengan bacaan yang dicontohkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan menghafal al-Quran dengan target 10 juz selama belajar di Mafatih. Tak hanya itu, kami juga mendapatkan materi pelajaran sains (matematika dan IPA) serta pelajaran umum lainnya. Kami berharap akan tumbuh menjadi generasi yang mencintai al-Quran, kokoh akidahnya, dan bagus adabnya. Selain tentunya kami bisa menguasai sains sebagai bekal life skill.

Jangan dibayangkan bahwa kami belajar dengan sarana yang nyaman dan memadai. Pembelajaran kami bukanlah ruangan kelas pada umumnya seperti di sekolah lain. Lantai atas masjid yang belum usai dibangun, di situlah kami belajar. Dindingnya tak mampu menahan gempuran air hujan dan terik matahari. Namun, asa kami tetap kami rajut di tengah keterbatasan, demi meraih cita-cita tertinggi kami kelak dalam naungan ridho Allah Ta'ala.

Suasana kelas di sekolah Mafatih.

Didirikan untuk menyediakan sekolah Islam yang berkualitas bagi semua kalangan (termasuk siswa dari keluarga dhuafa atau yatim). Pendanaan sekolah berbasis infaq (terdapat pilihan yang disesuaikan dengan kemampuan orang tua). Fokus untuk membangun karakter atau kepribadian Islam. Bobot pembelajaran di Mafatih adalah 50 persen belajar keimanan, adab dan al-Quran. Sisanya pendukung berupa sains.

Kami berharap, Mafatih memiliki lokasi sekolah yang baru yang lebih baik. Semoga pihak pengelola (yayasan) dan orang tua bisa berupaya lebih maksimal dalam membangun gedung yang layak. Maka, untuk mewujudkannya, harus mulai merencanakan program pembebasan lahan (dibutuhkan minimal lahan 1.000 m2). Program dalam bentuk wakaf tanah yang akan menjadi aset umat. Pengelola sekolah sebagai Nadhir Wakaf.

Lahan wakaf yang akan dibebaskan.

Hanya kepada Allah Ta'ala kami berharap yang terbaik. Doa dan dukungan finansial dari kaum muslimin dalam mewujudkan Mafatih dengan sarana yang lebih memadai menjadi energi penggerak agar kami tetap semangat, ceria, dan istiqomah dalam meraih cita-cita meski di tengah keterbatasan saat ini.[]

Donasi Yang Dibutuhkan :

Rp. 2.900.000.000,- (dua milyar sembilan ratus juta rupiah)

Wakaf Pembebasan Lahan, Untuk Pembangunan Sekolah

Update #1. Mengejar Harapan Gedung Sekolah Berlantai 3 Dapat Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru

Selangkah demi selangkah pembangunan Sekolah Mafatih atau Mafatih Quran Center (MQC) yang berlokasi di Pondok Bekasi, Bekasi, Jawa Barat menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.  Di penghujung tahun 2019 ini telah dilakukan pengecoran balok-balok struktur lantai 1, yang akan berfungsi sebagai penopang beban horizontal bangunan dan sebagai dudukan lantai 2. Proses pengecoran dilakukan tanpa putus-putus dari sore hingga tengah malam. Truk-truk pengaduk semen (truk mixer molen) berjejer di kawasan Sekolah Mafatih sampai proses pengecoran selesai.

 

(Proses Pengecoran)

Rencananya gedung yang dibangun di atas lahan seluas 300 meter persegi ini akan dibuat menjadi 3 lantai. Sebagian besar akan difungsikan untuk ruang kelas, menggantikan ruang kelas sekarang yang kondisinya cukup memprihatinkan.  Selama ini murid-murid Sekolah Mafatih belajar di aula masjid yang sebetulnya belum selesai dibangun. Bagian atap belum terpasang Plafon. Kelas-kelas dibuat dari sekat dinding-dinding tripleks. Suasana belajar kurang kondusif. Suara bising dari luar terdengar jelas saat guru menerangkan pelajaran.

Sekolah Mafatih merupakan sebuah Sekolah Dasar di kawasan Jatimelati, Pondok Melati, Bekasi  dengan murid sekitar 100 orang. Sekolah ini mencetak para penghafal Al Quran. Setiap tahun anak didik ditarget menambah hafalan 1-2 juz. Harapannya ketika lulus nanti murid-murid sudah hafal Al Quran minimal 10 juz. Salah seorang murid kelas 6 sedang dalam tahap menamatkan hafalan 30 juz. Dia terpilih mewakili Kota Bekasi dalam mengikuti Festival Qiraati Nasional ke VIII di Semarang pada November 2019 yang lalu. Di Sekolah Mafatih murid-murid dibimbing menghafal Al Quran sesuai dengan kemampuannya. Tidak ada paksaan. Para guru setiap hari senantiasa memotivasi murid-murid untuk semangat menghafal Al Qur’an dengan menceritakan kisah-kisah penuh hikmah dalam Al Quran.

Kehadiran gedung baru diharapkan dapat menambah semangat anak-anak untuk lebih giat lagi belajar. Ustadz Yan Sofyan, Ketua Yayasan Syubban Islam penyelenggara Sekolah Mafatih mengungkapkan berdirinya balok-balok struktur lantai 1 ini akan menguatkan bangunan gedung sekolah sehingga kokoh dalam jangka panjang.  Ini sekaligus menguatkan harapan akan lahirnya para penghafal Al Qur’an dari sekolah ini, yang kelak dapat menebarkan manfaat bagi masyarakat dan menjadi penerus kejayaan Islam. Harapan ini pula yang diucapkan seorang ibu tua yang dibimbing oleh Allah SWT melangkahkan kakinya untuk berinfaq ke Sekolah Mafatih.

Sangat diharapkan, pembangunan gedung sekolah berlantai 3 yang dilengkapi dengan arena bermain  dapat selesai sebelum tahun ajaran 2020/2021 pada bulan Juli nanti, sehingga murid-murid dapat belajar dengan suasana yang lebih layak. Namun, kelangsungkan pekerjaan masih terkendala dana.

Karenanya, Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) mengajak para wakif untuk membantu mewujudkan harapan ini. Semoga Allah SWT mengijabah harapan dan niat baik kita semua, serta secara khusus melimpahkan berkah dan kemuliaan kepada para wakif yang berpartisipasi membantu pembangunan Sekolah Mafatih.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 2.900.000.000



75.35%
Butuh Rp 714.912.300,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur