Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Water Action for People

Warga Cibelendung Harus Antre Seharian Untuk Mendapatkan Air Bersih 20 Liter

Demi mendapatkan air bersih, warga Dusun Cibelendung, Desa Cintanagara terkadang harus berjalan sejauh 2-4 kilometer ke desa tetangga di Kecamatan Bayongbong, yang berada di daerah yang lebih rendah. Itupun harus berjuang dengan mengantri panjang untuk dapat mengisi satu jiregen air berkapasitan 20 liter, warga harus antri dari pagi hingga sore hari. Ini dilakukan dikarenakan sumber air yang tersedia di Cibelendung hanya berupa air rembesan di sekitar aliran sungai kecil yang lokasinya berjarak sekitar 1 kilometer di atas Dusun Cibelendung. Air dari sumber ini dialirkan ke dusun menggunakan pipa paralon swadaya masyarakat. Namun karena pengambilan air di sumbernya pengelolaannya sangat berantakan akibatnya debit air yang sampai ke Dusun Cibelendung sangat kecil kisaran 0,1 liter per detik.

(Ibu-ibu sedang mengisi air bersih))

Dusun Cibelendung berada di Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat.  Dusun yang berpenduduk sekitar 300 KK atau 1.127 jiwa ini terletak di ketinggian 1.200 – 1.390 meter di atas permukaan laut (MDPL). Tepatnya berada di lereng gunung Cikurai yang tinggi puncaknya mencapai 2.700 MDPL. Musim kemarau membuat daerah ini mengalami krisis air bersih yang sangat memprihatinkan. Krisis air bersih yang melanda Desa Cintanagara berawal dari tindakan eksplorasi hutan secara berlebihan. Beberapa tahun lalu, banyak penduduk menebang hutan di ketinggian sekitar 2.050 MDPL untuk dialihfungsikan sebagai lahan pertanian. Akibatnya, hilanglah pohon-pohon besar yang berfungsi sebagai penyimpan cadangan air tanah.

(Perjuangan seorang Ibu  membawa air bersih dalam jerigen. Ia harus menempuh jarak 3 KM lebih )

Ketika melakukan survei ke Dusun Cibelendung pada tanggal 19 September 2019, Tim Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) menemukan selain pipa yang dimanfaatkan warga bersama-sama, di sumber air tersebut terdapat pula pipa PVC yang dipasang oleh warga untuk kepentingan pribadi. Pemiliknya adalah orang-orang mampu secara ekonomi. Ada juga pipa PVC yang dipasang dengan biaya ditanggung urunan oleh beberapa rumah tangga. Pembagian air terlihat sangat semrawut.

Sebetulnya, sumber air yang ada dapat mencukupi kebutuhan warga asalkan dikelola dengan baik dan pembagiannya dilakukan secara merata. BWA tergerak membantu mengatasi krisis air bersih di Dusun Cibelendung dengan membuat program Water Action for People (WAFP) atau pembangunan wakaf sarana air bersih. Inti dari program ini adalah mengoptimalkan potensi sumber air bersih yang ada agar dapat dinikmati oleh semua warga Dusun Cibelendung. BWA juga berencana menerapkan sistem perpipaan tertutup seperti yang berlaku pada air PDAM agar warga mendapatkan air secara merata. 

RENCANA PROYEK

BWA sudah merancang langkah-langkah yang akan dilakukan untuk merealisasikan program WAFP di Dusun Cibelendung. Di antaranya:

  1. Melakukan sosialisasi kepada khalayak Dusun Cibelendung tentang pentingnya melakukan penghematan dan pemerataan air saat musim kemarau.
  2. Membuat dua buah bendung dan bak penampungan air di sumber air yang terletak sekitar 1,5 kilometer dari dusun. Kemudian dari bak penampung ini, air dialirkan ke bak penampung yang berada di dusun dengan kapasitas 25 kubik (25.000 liter).
  3. Melakukan penarikan pipa (HDPE/PVC/Besi) dengan diameter 2 inchi dari kedua bak bendung ke bak di dusun sejauh 850 meter.
  4. Melakukan penarikan pipa utama (HDPE/PVC/Besi) dengan diameter 1,5 inchi dari bak penampung di sumber air ke dusun, sejauh 2.000 meter.
  5. Melakukan penarikan pipa distribusi (HDPE/PVC) dengan diameter 1 inchi ke lingkungan RT yang ada, sepanjang 1.500 meter.
  6. Memasang jaringan pipa PVC ke rumah-rumah warga.
  7. BWA mengajak para wakif untuk berpartipasi mendukung program WAFP di Dusun Cibelendung, untuk menolong agar semua warga Cibelendung dapat menikmati air bersih secara merata. Semoga pula dengan program WAFP ini, masjid kembali ramai, Jamaah dapat beribadah dengan leluasa. Dan bagi para wakif, semoga Allah Subhanahuwata’aala melimpahi keberkahan dan membalasi dengan kebaikan berlipat ganda.

 

Donasi Wakaf Yang Dibutuhkan

Rp 926.260.000,-

MITRA LAPANGAN

Ustadz Abdul Haq.

Warga Cibelendung Harus Antre Seharian Untuk Mendapatkan Air Bersih 20 Liter

UPDATE#1:: Ketersediaan Air Semakin Menipis Untuk Jamaah Masjid di Cibelendung

“Untuk air disini sekarang tambah susah, mereka (yang kaya) saja harus bergiliran untuk mendapatkan air ke rumahnya, apalagi kami-kami ini yang ekonominya susah. Sangat sulit untuk bisa dapat air bersih untuk sehari-hari,” cerita dari beberapa warga Cibelendung yang tim BWA temui.
Kondisi terkini Kampung Ciblendung Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug cukup memprihatinkan. Ketersediaan air sudah mulai menipis, bagi yang memiliki bak penampungan meraka masih bisa mendapatkan air secara bergiliran dengan ekstra  kerja keras, mereka harus mengontrol selang selang plastik yang ada di atas lereng gunung yang ada sumber airnya agar bisa mengalir ke bak mereka. Itu pun hanya beberapa orang yang secara ekonomi dikatakan mampu yang mendapatkan akses tersebut.

Mayoritas warga sekarang mengambil air dari sumber yang  lebih dekat, jaraknya kurang lebih dari kampung Cibelendung sekitar dua sampai tiga kilometer. DIsitulah mata air yang oleh tim dari BWA sudah di survey untuk menjadi bagian dari Proyek Wakaf Sarana Air Bersih.

Selain CIbelendung, ada kampung Ciderang, Pabrik, Cicorotonggo dan tiga kampung lain yang juga bergantung pada sumber mata air tersebut. Walau musim kemarau tahun ini tidak seekstrem tahun kemarin tapi tetap dampaknya tetap dirasakan oleh sebagaian besar warga Cibelendung.

Warga mengalami kekurangan air apalagi disana ada sekolah, pesantren, PAUD, masjid. Untuk masjid sendiri, ketersediaan airnya semakin menipis untuk kebutuhan untuk para jamaah.

Di Cibelendung, hingga saat ini belum ada bantuan dari berbagai pihak terkait (misal Pamsimas) untuk membantu kesulitan air mereka. Semoga melalui wasilah wakaf kaum Muslimin sekalian melalui proyek Water Action for People di BWA, Allah angkat kesulitan air yang menimpa mereka.

warga Cibelendung berjalan 2-3 km untuk mengambil air bersih

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 926.260.000



32.5%
Butuh Rp 625.271.281,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur