Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Yuk Bantu Ulin Menjadi Intelektual Muslim yang Hafal Al-Qur’an

Yuk Bantu Ulin Menjadi Intelektual Muslim yang Hafal Al-Qur’an

Sejak TK hingga SD, Ulin Nurul Hikmah (16 tahun) bersekolah di pedalaman perkebunan kelapa sawit milik sebuah perusahaan swasta di Kalimantan Tengah mengikuti kedua orang tuanya yang bekerja dan tinggal di sana.

(Ulin Nurul Hikmah)

(Ulin Nurul Hikmah)

Untuk bisa sampai ke sekolah, Ulin, begitu sapaan akrabnya, harus menaiki truk pengangkut sawit perusahaan bersama teman-teman selingkungan kompleknya.  

Demi mendapatkan pendidikan yang lebih berkualitas dan islami, atas saran dari keluarganya ia memilih untuk melanjutkan sekolahnya di salah satu boarding school tingkat SMP di Kota Rangkasbitung, Lebak, Banten.

Di sekolahnya yang baru, ia merasa bahagia sekali. Semangat belajarnya tinggi. Di tengah semester pertama, Ulin berhasil meraih peringkat pertama di kelasnya. Keinginannya untuk bisa menghafal Al-Qur’an juga mendorongnya untuk megikuti kelas takhassus. Di kelas ini ia mendapatkan waktu dan bimbingan lebih dalam menghafal Al-Qur’an.

Ulin juga mengikuti beberapa les tambahan yang diadakan sekolah, di antaranya adalah klub sastra dan bahasa Inggris.

Tahun pertama hingga tahun kedua ia lewati dengan lancar dan terus meningkat prestasinya. Pembiayaan pendidikan pun tidak pernah mengalami penundaan, selalu terbayar lunas. Bahkan uang saku tambahan dan berbagai biaya les tambahan pun tercukupi.

Kesulitan Ekonomi

Kesulitan bermula setelah kedua orang tuanya selesai masa kerjanya di perusahaan sawit dan kembali ke kampung halamannya di lereng Gunung Sindoro, Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Enam bulan pertama, pesangon yang didapatkan masih mencukupi untuk memenuhi biaya pendidikan Ulin. Namun hanya untuk biaya dari sekolahnya saja, sementara biaya untuk uang saku dan les-les tambahan tidak lagi mencukupi.

Ulin terpaksa mengurangi kegiatan ekstra sekolahnya. Untuk mencukupi uang sakunya, ia berjualan air mineral, tisu, makanan ringan dan peralatan menulis di lingkungan sekolah dan asramanya.

Enam bulan berikutnya, uang pesangon tidak bisa lagi memenuhi biaya pendidikan Ulin. Tagihan-tagihan biaya dari sekolah mulai menumpuk dan sulit terlunasi, sementara Ulin saat ini sudah memasuki tahun terakhir di sekolahnya. Sayang sekali jika harus terputus sekolahnya di penghujung masa belajarnya. Dan impiannya untuk bisa menjadi siswa berprestasi dan juga hafal Al-Qur’an hanya akan menjadi mimpi.

Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin membantu wujudkan impian Ulin, bangkitkan kembali semangat belajarnya dan harapan kedua orang tuanya, dengan berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga ia dapat terus menuntut ilmu untuk menggapai cita-citanya.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.20.800.000

Mitra Lapangan:

Edi Humaedi

 

#BWA #WakafQuran #IB #IndonesiaBelajar

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 20.800.000



4.88%
Butuh Rp 19.785.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis