Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

ZPP Ibu Dewi

Suami Telah Lama Meninggal, Dewi Berjuang Membayar Kontrakan Seorang Diri

Raut wajah Dewi Saraswati (29 tahun) mendadak berubah, ia nampak bingung ketika ditagih uang kontrakan oleh pemilik rumah. Hal ini dikarenakan ia belum ada uang untuk membayar  kontrakan, “uang saya nggak cukup untuk bayar kontrakan”, ujarnya.

(Ibu Dewi 29 tahun)

(Ibu Dewi 29 tahun)

Ia belum mampu membayar uang kontrakan lantaran ia hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, dan upah yang ia dapatkan baru bisa mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

Dewi terpaksa bekerja karena tidak ada lagi suami yang mencarikannya nafkah. Sang suami telah lama pergi ketika ia dalam kondisi mengandung tiga bulan anak pertama, Pada saat anaknya lahir Dewi pun harus seorang diri merawat anak semata wayangnya.

Saai ini Dewi tinggal di kontrakan kecil  di daerah Kebon Sayur, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Ia tinggal bersama putri semata wayangnya Retno Kusumawati yang saat ini berusia 15 tahun dan duduk dibangku kelas 10 di SMA N 37 Jakarta Selatan.

Penghasilan yang sangat minim dari hasil kerja sebagai pembantu rumah tangga membuat Dewi harus berputar otak untuk mencukupi kebutuhan keluarga, terutama untuk membayar kontrakan rumah yang harus rutin setiap bulannya.

Sekali waktu ia pernah ditegur pemilik rumah karena terlambat bayar. Jika terus-menerus Dewi menunggak pembayaran, ia khawatir tidak lagi diizinkan untuk tinggal di kontrakan tersebut.

Dalam kesulitan hidup keluarga Dewi, sangat terbuka peluang untuk berbuat baik. Uluran tangan anda sangat berarti bagi keluarga Dewi. Melalui program Zakat Peer to Peer kami mengajak kaum muslimin untuk meringankan bebeban keluarga Dewi

 

Nilai Zakat Harta yang Dibutuhkan:

Rp.15.600.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#WakafQuran #Wakaf #Zakat #ZPP

 

ZPP Ibu Dewi

Update #1: Hutang Kontrakan Terlunasi, Dewi Merasa Lega dan Bahagia

Sebelum Dewi dibantu oleh BWA melalui program Zakat Peer to Peer, dia selalu kesulitan untuk membeli kebutuhan sehari hari. Bahkan biaya kontrakan seringkali tidak bisa dibayar hingga beberapa bulan sehingga membuat pemilik rumah ingin dia pindah dan mencari kontrakan baru. Dewi juga tidak bisa membiayai kebutuhan anaknya untuk sekolah.

(Ibu Dewi Menerima Bantuan Zakat ZPP)

(Ibu Dewi Menerima Bantuan Zakat ZPP)

Namun setelah mendapatkan bantuan dana zakat, Dewi bisa melunasi biaya kontrakan dan memenuhi kebutuhan keluarganya sehari hari. Anaknya pun kini bersemangat sekolah dan merasa senang serta semangat belajar karena kebutuhan pendidikannya terpenuhi.

“Saya Dewi Saraswati selaku penerima bantuan BWA Zakat Peer To Peer ingin berterima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Saya berharap kedepannya saya bisa terus memenuhi biaya kebutuhan sehari hari dan biaya kebutuhan pendidikan anak saya Hingga dia  menyelesaikan pendidikannya,” cerita Ibu Dewi kepada Tim ZPP BWA.

“Saya sangat berterima kasih banyak kepada saudara/saudari yang telah membantu saya melalui BWA Zakat Peer to Peer. Saya berharap Saudara/Saudari Sekalian Selalu diberi Kesehatan, perlindungan, dan nikmat oleh Allah SWT. Aamin Ya Rabbal Al-amin,” tutup Ibu Dewi seraya mendoakan para donatur sekalian.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.